Legislator DKI Minta Penertiban Padel Tak Berlebihan

Laporan: Sigit Nuryadin
Jumat, 10 April 2026 | 22:15 WIB
Penyegelan lapanan Padel Cilandak. (Agus Priatna/SinPo.id)
Penyegelan lapanan Padel Cilandak. (Agus Priatna/SinPo.id)

SinPo.id - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi NasDem Ongen Sangaji meminta pemerintah daerah tidak gegabah dalam menertibkan lapangan padel di ibu kota, menyusul munculnya wacana penindakan terhadap fasilitas olahraga tersebut.

“Saya minta jangan berlebihan dengan mengeluarkan surat edaran, apalagi sampai ada ancaman dari camat untuk membongkar lapangan padel yang sudah dibangun,” kata Ongen di Jakarta, Jumat, 10 April 2025.

Dia menilai persoalan lapangan padel tidak bisa digeneralisasi. Dari sekitar 450 lapangan yang ada di Jakarta, menurut dia, hanya sebagian kecil yang bermasalah sehingga pendekatan kebijakan perlu lebih selektif.

Ongen juga mengkritik sejumlah aturan teknis yang dinilai sulit diterapkan di lapangan, seperti ketentuan jarak 160 meter dari permukiman atau lokasi di jalan dengan lebar tertentu. 

Dia menyebut kondisi lahan di Jakarta tidak memungkinkan untuk memenuhi persyaratan tersebut.

“Kalau mengikuti aturan itu, sangat jelas tidak ada yang memenuhi. Ini harus jadi bahan koreksi yang lebih bijak,” ujarnya.

Alih-alih penertiban menyeluruh, Ongen mendorong solusi yang lebih proporsional.  Dia mengusulkan pembatasan jam operasional bagi lapangan padel, selama keberadaannya mendapat persetujuan warga dan didukung fasilitas parkir.

Di sisi lain, dia menilai olahraga padel justru memberi dampak positif, terutama bagi generasi muda, karena dapat menjadi alternatif kegiatan yang menjauhkan mereka dari perilaku negatif.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI