Akademisi Ingatkan Instabilitas Politik Sering Dimanfaatkan Untuk Kepentingan Jangka Pendek

Laporan: Tim Redaksi
Jumat, 10 April 2026 | 16:28 WIB
Ujang Komarudin (Sinpo.id/UAI)
Ujang Komarudin (Sinpo.id/UAI)

SinPo.id -  Akademisi Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin mengingatkan masalah instabilitas politik sering dimanfaatkan untuk kepentingan jangka pendek oleh kelompok tertentu.

Founder Literasi Politik Indonesia (LPI) menyinggung terkait pihak-pihak yang diuntungkan dari situasi politik yang gaduh.

"Sejarah politik di berbagai negara menunjukkan bahwa instabilitas politik sering kali dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk kepentingan jangka pendek, yang justru merugikan masyarakat luas. Kalau Indonesia gaduh, siapa yang diuntungkan?,” kata Ujang dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 10 April 2026.

Ujang lebih mengaku prihatin atas pernyataan pengamat politik yang belakangan justru dinilainya berpotensi memperkeruh suasana politik nasional di tengah upaya konsolidasi demokrasi dan pembangunan.

Ujang menegaskan bahwa narasi yang mendorong instabilitas politik justru bertentangan dengan semangat demokrasi yang sehat dan konstruktif.

“Orang-orang yang tidak ingin indonesia maju dan rakyatnya sejahtera, selalu kebencian dan kegaduhan yang dinarasikan, menjatuhkan rezim agar indonesia bisa take off, selalu berlindung dengan diksi demokrasi, tapi mengkhianati proses demokrasi itu sendiri," Jelasnya.

Ujang pun menegaskan pentingnya menjaga etika dalam diskursus publik.

"Kritik terhadap pemerintah tetap diperlukan sebagai bagian dari mekanisme checks and balances, namun harus disampaikan secara konstruktif dan tidak mendorong delegitimasi sistem demokrasi itu sendiri," tukas dia.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI