Menaker Usul Kuota Magang Nasional Naik

Laporan: Sigit Nuryadin
Kamis, 09 April 2026 | 20:17 WIB
Komisi IX DPR gelar raker dengan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli membahas program kerja 2026 dan Magang Kerja Nasional serta Magang di luar negeri (Ashar/SinPo.id)
Komisi IX DPR gelar raker dengan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli membahas program kerja 2026 dan Magang Kerja Nasional serta Magang di luar negeri (Ashar/SinPo.id)

SinPo.id - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengusulkan peningkatan kuota Program Magang Nasional menjadi 150 ribu peserta pada 2026. Usulan ini diajukan sebagai bagian dari strategi menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT), khususnya di daerah dengan angka pengangguran tinggi.

“(Harapannya program) Magang (Nasional) ini juga harus menjadi salah satu solusi pengentasan TPT, pengangguran terbuka,” ujar Yassierli di Jakarta, Kamis,  9 April 2026.

Dia mengatakan, distribusi peserta magang ke depan diharapkan lebih difokuskan ke wilayah dengan tingkat pengangguran yang masih tinggi. 

“Kalau wilayah atau daerah tingkat penganggurannya tinggi, maka proporsi magangnya lebih besar,” kata dia.

Adapun data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan TPT Indonesia pada November 2025 berada di level 4,74 persen, turun 0,11 persen poin dibandingkan Agustus 2025. 

"Kendati menurun, pemerintah menilai perlu langkah tambahan untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja, " tutur dia. 

Menurut Yassierli, peningkatan kuota tersebut telah diusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan saat ini masih menunggu persetujuan, terutama terkait ketersediaan anggaran. 

"Tahun sebelumnya, program ini menampung sekitar 100 ribu peserta," ungkapnya. 

Selain penambahan kuota, lanjut Yassierli, YassKementerian Ketenagakerjaan juga memastikan proses monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program terus diperkuat. 

Menurut dia, hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas pelatihan sekaligus memastikan manfaatnya bagi kesiapan kerja peserta.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI