Airlangga Dorong Grab Bangun Pusat Data di Indonesia

Laporan: Tio Pirnando
Rabu, 08 April 2026 | 17:57 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (SinPo.id/Tio Pirnando)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (SinPo.id/Tio Pirnando)

SinPo.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto mendorong agar perusahaan Grab membangun pusat datanya di Indonesia. Karena, 40 persen operasional Grab berada di tanah air. 

"Pusat data (data center) harusnya tersedia secara lokal. Karena kebutuhan akan optimisme, data Anda (Grab) harus disimpan di negara tuan rumah," kata Airlangga dalam peluncuran fitur GrabX di Shangri-La, Jakarta, Rabu, 8 April 2026. 

Airlangga memuji fitur terbaru GrabX yang memanfaatkan teknologi akal imitasi atau artificial intelligence (AI). Sebab digitalisasi dan AI merupakan mesin pertumbuhan baru ekonomi.

Indonesia, lanjut Airlangga, memiliki ekonomi digital yang sangat menjanjikan. E-commerce dengan nilai gross merchandise value (GMV) hampir mencapai 100 miliar dolar. Dan menurut Indeks Inovasi Global 2025, Indonesia berada di peringkat ke-55, atau meningkat dibandingkan 2020 di peringkat 85. Salah satu indikator inovasi dapat dilihat dari kondisi startup di Indonesia. 

Pada 2025, Indonesia memiliki 3.200 startup serta tujuh unicorn skala global yang beroperasi di sektor bisnis makanan dan minuman, fintech, e-commerce, dan transportasi.

Sementara itu, ekonomi digital di Asia Tenggara, Indonesia juga mengalami peningkatan pendapatan dari berbagai aplikasi AI. Hal tersebut semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pasar AI paling potensial di Asia.

Meski menawarkan peluang besar, perkembangan dan adopsi teknologi turut mendorong pergeseran kebutuhan tenaga kerja. Laporan World Economic Forum mencatat bahwa sekitar 22 persen jenis pekerjaan diproyeksikan akan mengalami perubahan dalam beberapa tahun ke depan. 

Untuk itu, ketersediaan talenta digital yang adaptif serta mampu berinovasi menjadi kunci utama dalam memastikan transformasi digital dapat berjalan secara inklusif dan berkelanjutan. 

Airlangga juga menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan GrabX 2026 yang menjadi platform peluncuran berbagai inovasi dan solusi berbasis AI dalam mendukung mitra pengemudi, pelaku UMKM, serta konsumen. 

Hal tersebut dapat menjadi pendorong ekosistem digital sebagai mesin vital untuk perkembangan ekonomi nasional dan menciptakan peluang pekerjaan yang baru dan inklusif.

"Agar aplikasi AI GrabX ini tidak hanya digunakan secara eksklusif oleh pengemudi dan mitra, tetapi juga oleh merchant, sehingga mereka dapat meningkatkan efisiensi serta memiliki level playing field yang setara dengan peritel modern di sekitar mereka. Pemanfaatan teknologi AI ini untuk mengoptimalkan daya beli para mitra, khususnya usaha kecil dan menengah, " tukasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI