Pramono Minta Damkar Dapat Pengawalan

Laporan: Sigit Nuryadin
Rabu, 08 April 2026 | 17:08 WIB
Petugas damkar mengikuti JFFC 2025. (Agus Priatna/SinPo.id)
Petugas damkar mengikuti JFFC 2025. (Agus Priatna/SinPo.id)

SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta jajarannya mengawal proses hukum kasus pengeroyokan terhadap petugas pemadam kebakaran yang diduga menjadi korban begal di kawasan Gambir, Jakarta Pusat.

Dia juga menginstruksikan pemberian bantuan kepada korban.

“Kalau memang betul ada petugas Damkar yang dikeroyok oleh begal dan preman yang ada di Gambir, maka saya minta untuk Satpol PP memberikan support bantuan dan juga melaporkan kepada aparat penegak hukum,” ujar Pramono di Jakarta, Rabu, 8 April 2026.

Pramono mengaku baru menerima informasi terkait insiden tersebut. Namun, dia menegaskan, tindakan kriminal seperti pengeroyokan tidak bisa ditoleransi dan harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

Menurut dia, Jakarta harus menjadi kota yang aman bagi semua warga. Ia juga menyoroti praktik main hakim sendiri dalam kasus tersebut. 

“Yang seperti ini tidak boleh terjadi karena ini main hakim sendiri. Apa pun negara kita adalah negara hukum,” kata dia.

Sebagai informasi, seorang petugas pemadam kebakaran dilaporkan menjadi korban begal di Jalan Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat. Korban mengalami luka-luka serta kerugian akibat kejadian itu.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI