Menteri KKP: Dinamika Geopolitik Global Juga Berdampak pada Sektor Kelautan

Laporan: Galuh Ratnatika
Selasa, 07 April 2026 | 16:44 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono (SinPo.id/Biro Setpres)
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono (SinPo.id/Biro Setpres)

SinPo.id - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Sakti Wahyu Trenggono, memaparkan dampak dari dinamika geopolitik global terhadap sektor kelautan dan perikanan nasional. Salah satunya terkait dengan penggunaan bahan bakar oleh nelayan.

"Di antaranya adalah soal penggunaan bahan bakar minyak untuk para nelayan, yang 100 persen hingga saat ini masih menggunakan bahan bakar minyak," kata Trenggono, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 7 April 2026.

Menurutnya, hal itu juga berdampak pada kenaikam harga akibat dari distribusi. Sehingga rantai pasok dari hasil perikanan juga berpotensi mengakibatkan penurunan volume ekspor hingga penurunan daya saing produk perikanan Indonesia di pasar global.

Di samping itu, pihaknya juga mengantisipasi fenomena Godzilla El Nino yang ditandai dengan anomali iklim ekstrem pada periode April hingga Oktober 2026. Ia menilai, situasi tersebut menghadirkan dua sisi yang tidak dapat dipisahkan, yaitu tantangan yang harus diwaspadai dan peluang yang perlu dimanfaatkan secara cermat.

"Dari perspektif risiko, fenomena tersebut berpotensi memicu tekanan serius di wilayah daratan, pesisir, maupun lautan," ungkapnya.

"Termasuk peningkatan kerentanan terhadap kerusakan ekosistem pesisir dan laut, tingginya tingkat evaporasi dapat menyebabkan lonjakan salinitas yang berimplikasi pada meningkatnya risiko wabah penyakit pada komoditas budidaya, serta berpotensi mempercepat degradasi ekosistem karbon biru yang pada akhirnya dapat meningkatkan emisi karbon secara signifikan," imbuhnya.

Meski demikian, kata Trenggono, dalam menghadapi dampak dinamika geopolitik dan fenomena iklim yang terjadi, KKP tetap berkomitmen penuh untuk memastikan kebutuhan dan ketersediaan protein hewani masyarakat, khususnya dari sektor perikanan, dapat terpenuhi dengan baik.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI