Mentan Ungkap Arahan Prabowo Genjot Bahan Bakar Nabati Hadapi Krisis Energi Global

Laporan: Galuh Ratnatika
Selasa, 07 April 2026 | 14:54 WIB
Mentan RI Andi Amran Sulaiman (SinPo.id/ Dok. PKH)
Mentan RI Andi Amran Sulaiman (SinPo.id/ Dok. PKH)

SinPo.id - Menteri Pertahanan (Mentan), Andi Amran Sulaiman, mengatakan pihaknya diminta Presiden Prabowo Subianto untuk mengoptimalkan bahan bakar nabati dalam rangka mengantisipasi kenaikan BBM akibat krisis energi global.

"Bapak Presiden Prabowo telah menginstruksikan untuk optimalisasi penggunaan bahan bakar nabati dari sawit, tebu, ubi kayu, dan jagung," kata Mentan, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 7 April 2026.

Pihaknya juga menegaskan telah menyusun rencana implementasi B50 tahun ini untuk mengurangi ketergantungan impor bahan bakar.

"Insya Allah tahun ini, Indonesia tidak akan impor solar sebanyak 5,3 juta ton. Ke depan, kita akan implementasikan pabrik etanol dan bahan bakunya dari ubi, tebu, dan jagung. Ubi atau singkong," ungkapnya.

Diketahui, Pemerintah di berbagai negara mulai menerapkan pembatasan konsumsi energi seiring dengan adanya gangguan pasokan global yang mendorong lonjakan harga bahan bakar.

Gangguan tersebut disebabkan oleh ditutupnya Selat Hormuz oleh Iran akibat dari eskalasi serangan Israel dan Amerika Serikat (AS). Bahkan di berbagai negara, kenaikan harga BBM telah melonjak signifikan.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI