Donald Trump Ancam Serang Infrastruktur Iran, Beri Tenggat Baru 24 Jam

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 06 April 2026 | 01:49 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (SinPo.id/Getty Images)
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (SinPo.id/Getty Images)

SinPo.id -  Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman keras terhadap Iran dengan memberi tenggat waktu tambahan 24 jam agar Teheran membuka kembali Selat Hormuz. Jika tidak, Trump mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan di negara tersebut.

Dalam unggahan di Truth Social, Trump menulis: “Selasa, pukul 8 malam waktu Eastern!” sebagai batas waktu baru. Ancaman ini muncul setelah sebelumnya ia melontarkan kata-kata kasar: “Buka selat sialan itu, kalian bajingan gila,” tulisnya.

Dalam wawancara dengan The Wall Street Journal, Trump menegaskan: “Kami berada dalam posisi yang sangat kuat, dan negara itu akan butuh 20 tahun untuk membangun kembali, jika beruntung. Jika mereka tidak melakukan sesuatu sebelum Selasa malam, mereka tidak akan punya pembangkit listrik, dan tidak ada jembatan yang berdiri.”

Kepada Fox News, Trump menyebut ada peluang besar kesepakatan bisa tercapai. “Saya pikir ada kemungkinan bagus besok, mereka sedang bernegosiasi sekarang. Jika tidak ada kesepakatan cepat, saya mempertimbangkan untuk meledakkan semuanya dan mengambil alih minyak,” katanya.

Trump juga mengklaim bahwa Iran telah menyerah terkait pengembangan senjata nuklir. “Hal besar adalah mereka tidak akan punya senjata nuklir. Mereka bahkan tidak menegosiasikan poin itu; sangat mudah. Itu sudah disepakati,” ujarnya.

Dalam wawancara dengan ABC News, Trump menambahkan bahwa konflik seharusnya berakhir dalam hitungan hari, bukan minggu. Namun ia memperingatkan, tanpa kesepakatan, hampir tidak ada yang akan menjadi batas bagi aksi militer AS.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI