Menbud Dorong Revitalisasi Cagar Budaya
SinPo.id - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam pelestarian bangunan cagar budaya, termasuk melalui upaya revitalisasi fasilitas kesenian di daerah.
Dalam kunjungannya ke Gedung Paseban Tri Panca Tunggal dan Gedung Kesenian Raksa Wacana di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Fadli menyebut keberlanjutan warisan budaya tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah pusat.
“Kita akan ikut mendukung revitalisasi gedung-gedung kesenian, taman-taman budaya, museum-museum, dan harus melibatkan semua pihak dari kementerian, provinsi, kabupaten, hingga pihak swasta serta individu filantropis,” kata Fadli dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu, 5 April 2026.
Menurut dia, kehadiran infrastruktur kebudayaan seperti gedung kesenian di tingkat kabupaten menjadi elemen penting dalam menjaga ekosistem budaya lokal tetap hidup.
Pemerintah, kata dia, akan memfokuskan dukungan pada penguatan fasilitas tersebut sebagai ruang ekspresi dan pelestarian.
Kunjungan ini juga menegaskan komitmen Kementerian Kebudayaan dalam menjaga keberlangsungan cagar budaya di daerah. Fadli menyebut upaya pelestarian harus berjalan beriringan dengan pemanfaatan agar tetap relevan bagi masyarakat.
“Kita harus sama-sama menjaga warisan budaya ini dan memanfaatkannya supaya bisa lestari dan berkelanjutan,” ujarnya.
Gedung Paseban Tri Panca Tunggal sendiri memiliki nilai historis dan filosofis sebagai pusat ajaran Sunda Wiwitan yang dianut komunitas adat setempat.
Selain menjadi simbol budaya, lokasi ini juga terkait dengan tradisi Seren Taun sebagai bentuk syukur panen.
Sementara itu, Gedung Kesenian Raksa Wacan yang lahir dari gagasan tokoh daerah H. Aang Hamid Suganda, dipandang sebagai ruang strategis untuk merawat praktik seni dan budaya lokal.
Fadli menegaskan, pelestarian cagar budaya tidak hanya soal menjaga fisik bangunan, tetapi juga memastikan fungsi sosialnya.
