Polisi Evakuasi 54 Penumpang KM Ansori yang Terombang-ambing di Kepulauan Seribu
SinPo.id - Polres Kepulauan Seribu mengevakuasi 54 penumpang Kapal Motor (KM) Ansori yang terombang-ambing karena mesin kapal mati.
Peristiwa bermula saat KM Ansori yang bertolak dari Dermaga Tradisional Rawasaban, Tangerang menuju Pulau Pari mengalami gangguan mesin. Diduga kerusakan terjadi pada bagian polipambel, sehingga kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Informasi terkait adanya kapal yang mengalami mati mesin diterima Bhabinkamtibmas Pulau Lancang. Tanpa menunggu lama, petugas langsung berkoordinasi dengan Damkar Pos Pulau Lancang dan Satpol PP untuk melakukan evakuasi.
Saat tiba di lokasi, petugas mendapati kapal dalam kondisi sudah berlabuh di belakang Pulau Lancang Kecil. Seluruh penumpang dievakuasi ke Kapal Raja Pandita, untuk melanjutkan perjalanan menuju Pulau Pari.
Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra mengapresiasi kesigapan anggotanya serta sinergi lintas instansi dalam penanganan kejadian tersebut.
"Respon cepat anggota di lapangan menjadi kunci utama dalam memastikan keselamatan masyarakat. Kami mengapresiasi kerja sama yang solid antara Bhabinkamtibmas, Damkar, dan Satpol PP sehingga seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan aman tanpa korban jiwa," ujar Argadija dalam keterangan tertulis, Jumat, 5 April 2026.
Diketahui, KM Ansori dinakhodai oleh Mamit dengan tiga anak buah kapal (ABK), yakni Mulyadi, Solihin, dan Wahyudin mengangkut total 54 penumpang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sementara kerugian materiil berupa kerusakan pada bagian polipambel kapal.
"Polres Kepulauan Seribu memastikan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan serta respons cepat dalam menghadapi setiap potensi gangguan keselamatan di wilayah perairan," kata dia.
