AS Mulai Misi Bomber B-52 di Iran, Operasi Epic Fury Kian Memanas
SinPo.id - Amerika Serikat resmi memulai misi darat pertama pesawat pengebom strategis B-52 di atas wilayah Iran dalam rangkaian Operasi Epic Fury, demikian disampaikan Ketua Kepala Staf Gabungan, Jenderal Dan Caine, pada Selasa 31 Maret 2026
“Dengan meningkatnya superioritas udara, kami berhasil memulai misi B-52 pertama melintasi daratan. Hal ini memungkinkan kami, seperti sebelumnya, untuk terus menekan musuh,” ujar Jenderal Caine dalam konferensi pers bersama Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth.
Caine mengungkapkan, dalam 30 hari terakhir, militer AS telah menyerang lebih dari 11.000 target. “Pasukan gabungan kami terus fokus pada tujuan militer, secara sistematis melemahkan dan menghancurkan kemampuan Iran untuk memproyeksikan kekuatan dan mengancam stabilitas di luar perbatasannya,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa lebih dari 150 kapal milik Angkatan Laut Iran telah berhasil dihancurkan.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Pete Hegseth menegaskan bahwa Iran masih mampu meluncurkan beberapa rudal, “tetapi kami akan menembaknya jatuh.” Ia menyebut dalam 24 jam terakhir jumlah rudal dan drone yang ditembakkan Iran adalah yang terendah sejak operasi dimulai.
Ketegangan regional terus meningkat sejak Israel dan AS melancarkan serangan gabungan ke Iran pada 28 Februari lalu, yang menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal ke Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS. Serangan tersebut menimbulkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta mengganggu pasar global dan penerbangan internasional.
