Komisi I DPR Desak Investigasi Khusus Kematian Prajurit TNI di Lebanon

Laporan: Galuh Ratnatika
Selasa, 31 Maret 2026 | 17:26 WIB
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)

SinPo.id - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, mendorong adanya investigasi khusus dan mendalam terkait dengan gugurnya dua prajurit TNI akibat ledakan ranjau di dekat wilayah Bani Hayyan, Lebanon selatan.

Kini jumlah prajurit TNI yang gugur menjadi tiga orang. Setelah sebelumnya seorang prajurit TNI gugur akibat serangan artileri Israel.

Ya, kita minta agar ada investigasi khusus dan mendalam. Ini serangan ini bisa terjadi ini kenapa? Ranjau itu yang menanamkan itu siapa dan mengapa bisa dilintasi oleh patroli kita?" Kata Dave, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 31 Maret 2026.

"Kalau memang daerah itu daerah ranjau, ya dilintasi. Dan kalau memang itu perlintasan umum lalu ditanam ranjau, berarti ada pelanggaran dan ini bisa dikatakan ya pelanggaran perang ya, atau war crimes," imbuhnya.

Terlebih saat proses evakuasi dilakukan, pasukan penjaga perdamaian juga dihujani dengan serangan-serangan bersenjata. Padahal tugas prajurit TNI di Lebanon untuk menjaga perdamaian, bukan berperang.

Oleh sebab itu, pihaknya mendorong adanya investigasi yang melibatkan semua pihak, dan dilakukan secara terbuka, agar keadilan dan keselamatan bagi prajurit TNI benar-benar terjamin.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI