BGN: Siswa Terima MBG Fresh 5 Hari, 3B dan Daerah 3T Menu Kering

Laporan: Tio Pirnando
Selasa, 31 Maret 2026 | 12:27 WIB
Ilustrasi petugas SPPG menyiapkan menu MBG. (SinPo.id/Anam)
Ilustrasi petugas SPPG menyiapkan menu MBG. (SinPo.id/Anam)

SinPo.id - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang mengatakan, distribusi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah diatur berdasarkan jenis dan ketahanannya.

Menurut Nanik, untuk anak sekolah tetap berjalan seperti biasa, yakni dengan skema distribusi lima hari. Kebijakan ini sangat efektif menjaga kualitas dan kesegaran bahan pangan yang digunakan dalam penyajian menu.

"Makanan fresh food dibagikan hanya lima hari untuk anak sekolah," kata Nanik di Jakarta, Selasa, 31 Maret 2026. 

Nanik menjelaskan, untuk kategori bahan berisiko seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B), penanganannya tetap mengacu pada mekanisme yang telah berlaku. "Untuk 3B, mekanisme pendistribusiannya seperti biasa sampai hari Sabtu," ujarnya. 

Sedangkan khusus untuk wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), pemerintah menerapkan pendekatan berbeda. Di wilayah tersebut, distribusi makanan difokuskan pada bahan pangan kering yang tidak memerlukan pengolahan kompleks.

"Untuk wilayah 3T diberikan makanan kering, bukan makanan olahan. Contohnya seperti susu, buah, roti, dan bahan pangan lain yang lebih mudah disimpan serta didistribusikan," kata dia.

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk adaptasi terhadap keterbatasan infrastruktur, akses distribusi, serta fasilitas penyimpanan di daerah 3T.

Dengan demikian, diharapkan seluruh penerima manfaat tetap mendapatkan asupan gizi yang layak meskipun berada di wilayah dengan tantangan logistik.

"Seluruh skema distribusi ini tetap mengacu pada standar gizi nasional serta prinsip keamanan pangan, guna memastikan program MBG berjalan efektif dan tepat sasaran," tukasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI