Spanyol Tutup Wilayah Udara untuk Pesawat Militer AS Terkait Serangan ke Iran

Laporan: Tim Redaksi
Selasa, 31 Maret 2026 | 01:39 WIB
Spanyol (pixabay)
Spanyol (pixabay)

SinPo.id -  Spanyol resmi menutup wilayah udaranya bagi pesawat militer Amerika Serikat yang terlibat dalam serangan ke Iran. Menteri Pertahanan Margarita Robles menyampaikan keputusan tersebut pada Senin 30 Maret 2026.

“Kami tidak mengizinkan baik penggunaan pangkalan militer maupun penggunaan wilayah udara untuk tindakan yang terkait dengan perang di Iran,” kata Robles, dikutip dari Reuters.

Langkah ini memperluas kebijakan sebelumnya yang sudah menolak akses AS ke pangkalan militer bersama untuk operasi terkait konflik.

Ketegangan dengan Washington Meningkat

Keputusan Spanyol memaksa pesawat militer AS menghindari jalur udara Spanyol saat menuju Timur Tengah, kecuali dalam keadaan darurat, menurut laporan El Pais.

Perdana Menteri Pedro Sanchez menjadi salah satu kritikus paling vokal di Eropa terhadap serangan AS dan Israel ke Iran, menyebutnya sebagai tindakan “reckless and illegal.”

Menteri Ekonomi Carlos Cuerpo menegaskan penutupan wilayah udara mencerminkan sikap Madrid untuk tidak ikut serta dalam perang yang “dilakukan secara sepihak dan bertentangan dengan hukum internasional.”

Ancaman dari Washington

Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa Washington bisa memutus hubungan dagang dengan Spanyol atas penolakannya memberikan akses ke pangkalan militer.

Langkah terbaru ini menambah ketegangan antara dua sekutu NATO, di tengah perang yang melibatkan Iran dan terus meluas.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI