Angka Kecelakaan Mudik Turun, Legislator Golkar Puji Kerja Polri
SinPo.id - Anggota Komisi III DPR RI Soedeson Tandra memuji kerja Polri khususnya Kakorlantas dan jajaran dalam mengamankan Harkamtibmas mudik Lebaran 2026. Apalagi, angka kecelakaan pada mudik tahun ini menurun.
"Ya, pertama ya kita tentu memberi apresiasi, dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kapolri dan juga Kakorlantas. Yang sudah bekerja keras sehingga ini kan menurunkan angka kecelakaan," kata Tandra kepada wartawan, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026.
Tandra berharap momen tersebut bisa terus dipertahankan oleh Polri. Legislator dari Fraksi Partai Golkar ini juga memberikan apresiasi terhadap seluruh jajaran Kapolda.
"Tentu prestasi ini kami minta untuk dipertahankan bahkan ditingkatkan. Sehingga makin tahun, ya, angka kecelakaan itu makin turun. Dan juga memberikan penghargaan kepada para Kapolda di seluruh Tanah Jawa kan," ujarnya.
"Kapolda Jatim, Kapolda Banten, Kapolda Jawa Tengah, Kapolda di Jogja. Itu kami memberi penghargaan kepada temen-temen Polri gitu loh yang sudah bekerja keras," timpalnya.
Tandra menyoroti kepadatan pemudik yang sempat terjadi di Gilimanuk. Tandra mengatakan mesti ada koordinasi lintas sektor menyikapi peristiwa serupa.
"Nah, jadi ini tentu pekerjaan ini harus koordinasi lintas sektoral. Sehingga tidak lagi banyak antrean. Tahun ini antrean, antreannya juga Kapolda Bali ya, Kapolda Bali. Nah, antrean tahun ini di Gilimanuk itu memang antrenya panjang, memang bersamaan dengan Nyepi dan Lebaran," kata dia.
Dia berharap kejadian serupa nantinya bisa diantisipasi. "Jadi teman-teman muslim yang di Bali itu sebelum Nyepi mereka keluar semua. Nah itu membuat antrean. Nah, ini tolong diantisipasi," katanya.
SSebelumnya, Kakorlantas Polri Irjen Agus mengatakan arus mudik dan balik Lebaran 2026 terkendali. Data Korlantas Polri menunjukkan tidak ada peristiwa menonjol selama masa mudik Lebaran tahun ini berlangsung.
"Rekan-rekan sekalian bahwa arus mudik dan arus balik dan rangkaian kegiatan Hari Raya Idul Fitri cukup terkendali, dari aspek Harkamtibmas, tidak ada peristiwa yang menonjol," kata Agus dikonfirmasi terpisah.
