Program Makan Bergizi Gratis Buka Lapangan Kerja dan Hidupkan UMKM Lokal

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 29 Maret 2026 | 07:59 WIB
Pengusaha Tempe di Sukoharjo (SinPo.id/tim media)
Pengusaha Tempe di Sukoharjo (SinPo.id/tim media)

SinPo.id -  Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya memberi manfaat bagi siswa sekolah, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

Adha Sidik Hidayat, juru masak di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banjarwangunan 1 Kecamatan Mundu, mengungkapkan program ini mampu menyerap tenaga kerja dengan pendapatan layak. “Relawan yang sebelumnya menganggur kini mendapat pekerjaan. Bahkan ada orang tua tunggal yang terbantu menafkahi anaknya berkat MBG,” kata Adha, Sabtu (28/3/2026).

Ia menambahkan, relawan menerima pendapatan Rp100–200 ribu per hari, sementara chef rata-rata Rp200 ribu per hari. “Pendapatan ini sudah di atas UMK Cirebon yang hampir Rp3 juta,” jelasnya.

Setiap SPPG memiliki 47 relawan dari berbagai divisi, ditambah tiga tenaga inti: kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan. Seluruh pekerja direkrut dari warga lokal sesuai aturan BGN.

Selain memberi manfaat langsung bagi siswa, MBG juga menghidupkan UMKM sekitar. “Warung kopi dan toko makanan di sekitar ikut berkembang karena relawan setiap hari berbelanja di sana,” pungkas Adha.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI