Fragmen Rudal Iran Jatuh di Israel dan Tepi Barat, Warga Diminta Waspada

Laporan: Tim Redaksi
Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:36 WIB
Rudal (APA)
Rudal (APA)

SinPo.id - Potongan rudal balistik Iran berukuran besar terus berjatuhan di Israel dan Tepi Barat hampir setiap hari selama sebulan terakhir. Fragmen tersebut ditemukan di halaman sekolah, jalanan, hingga kebun zaitun, setelah ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Israel.

Di dekat kota Nablus, seorang anak perempuan berpose dengan potongan rudal yang menghantam kebun zaitun. Sementara itu, di sebuah sekolah di permukiman Tepi Barat, anak-anak terlihat memanjat sisa tabung rudal yang jatuh di halaman bermain mereka.

Layanan darurat Magen David Adom memperingatkan masyarakat: “Benda-benda ini mungkin tampak tidak berbahaya pada pandangan pertama, tetapi bisa menimbulkan risiko ledakan dan serpihan,” kata lembaga tersebut, Jumat 27 Maret 2026.

Menurut data Pertahanan Sipil Palestina, sedikitnya 270 fragmen rudal telah jatuh di Tepi Barat, mayoritas di sekitar Ramallah, serta di Nablus, Bethlehem, Hebron, dan Salfit. Juru bicara Nael Azza mengatakan pihaknya bekerja sama dengan kepolisian untuk memindahkan fragmen ke lokasi aman. Ia juga menyebut tiga warga Palestina ditangkap karena mencoba menjual potongan rudal sebagai besi tua.

Seorang warga desa Beitin dekat Ramallah, Lahjat Hamaj (59), menuturkan: “Ketika fragmen rudal ini jatuh, suaranya terdengar keras di seluruh kota. Butuh sekitar dua jam sebelum tim darurat tiba,” ujarnya.

Sejak perang dimulai, militer Israel memberlakukan pembatasan pergerakan di Tepi Barat dengan alasan mengurangi ancaman terhadap pasukan. Namun, hal ini memperlambat respons darurat, ditambah meningkatnya kekerasan oleh kelompok ekstremis pemukim Yahudi.

Sejak awal konflik, Iran telah menembakkan lebih dari 400 rudal balistik ke Israel. Militer Israel mengklaim berhasil mencegat 92 persen serangan yang mengarah ke kawasan penduduk dan infrastruktur vital. Meski demikian, delapan rudal dengan hulu ledak konvensional berhasil menghantam wilayah padat penduduk, menyebabkan kerusakan besar. Lebih dari 30 insiden rudal dengan hulu ledak bom cluster juga tercatat, dengan lebih dari 150 titik dampak.

Menurut layanan ambulans Israel, serangan rudal telah menewaskan 18 orang di Israel. Sementara Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan empat perempuan Palestina tewas akibat serangan rudal di Tepi Barat.

Perbedaan fasilitas perlindungan juga mencolok: sebagian besar warga Israel memiliki akses ke bunker perlindungan, sementara warga Palestina di Tepi Barat hampir tidak memiliki tempat aman untuk berlindung dari serangan rudal maupun serpihan yang berjatuhan.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI