BMKG: Hujan Lebat Masih Warnai Arus Balik Lebaran, Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan
SinPo.id - Selama periode arus balik Lebaran, khususnya pada 23–25 Maret 2026, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Curah hujan tertinggi terpantau di Papua Tengah sebesar 119,2 mm/hari, disusul Papua 64,6 mm/hari, Jawa Tengah 63,0 mm/hari, Jawa Barat 53,8 mm/hari, NTT 44,9 mm/hari, Jawa Timur 42,0 mm/hari, dan Lampung 36,0 mm/hari.
Khusus Jabodetabek, hujan sedang hingga lebat juga terpantau dengan curah hujan tertinggi di Jakarta Utara 60,0 mm/hari, Jakarta Barat 54,0 mm/hari, Bogor 53,8 mm/hari, Jakarta Selatan 40,0 mm/hari, Jakarta Timur 40,0 mm/hari, dan Jakarta Pusat 39,0 mm/hari.
BMKG menjelaskan kondisi ini dipengaruhi oleh aktifnya gelombang Rossby Ekuatorial, MJO spasial di timur Indonesia, pola pertemuan serta perlambatan angin, serta pemanasan siang hari yang mendukung pertumbuhan awan konvektif.
Dinamika Atmosfer
Dalam sepekan ke depan, cuaca Indonesia masih dipengaruhi dinamika atmosfer global, regional, dan lokal. Nilai SOI sebesar +14,2 menunjukkan La Nina lemah yang meningkatkan pola konvektif di wilayah tengah dan timur Indonesia. Selain itu, MJO aktif pada 27–28 Maret diperkirakan memperkuat pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah.
Siklon Tropis Narelle di Samudra Hindia barat laut Australia juga memberi pengaruh tidak langsung, meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat di Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur.
Potensi Hujan
27–29 Maret 2026: Hujan ringan–sedang dominan, dengan potensi hujan lebat di Aceh, Sumatra, Jawa, Bali, NTT, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Siaga hujan lebat: DK Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, NTB, Papua, Papua Selatan.
Angin kencang: NTT dan Papua.
30 Maret–2 April 2026: Hujan ringan–sedang masih dominan, dengan potensi hujan lebat di Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Siaga hujan lebat: Sumatra Barat dan Papua Pegunungan.
Angin kencang: Riau, Kalimantan Timur, NTT.
Imbauan BMKG
BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi. Para pengendara juga diimbau berhati-hati terhadap hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang yang berpotensi mengganggu perjalanan arus balik.
Masyarakat diminta rutin memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui laman resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG, serta kanal media sosial @infobmkg.
