Pramono Tunggu Keputusan Pusat soal WFH Pasca Lebaran
SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan belum mengambil langkah terkait rencana penerapan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) pascalebaran. Pemerintah Provinsi DKI, kata dia, masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat.
“Pemerintah DKI Jakarta akan mengikuti apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat. Apa pun yang diputuskan itu akan kami jalankan,” kata Pramono dalam keterangannya dikutip Kamis, 26 Maret 2026.
Adapun rencana kebijakan WFH itu disebut-sebut menjadi bagian dari strategi penghematan energi di tengah kenaikan harga minyak dunia. Namun hingga kini, belum ada keputusan final yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Pramono menegaskan, ketidakpastian tersebut membuat Pemprov DKI belum bisa menentukan sikap maupun skema pelaksanaan di tingkat daerah.
“Tetapi karena belum diputuskan, kami belum mengambil sikap untuk itu,” ujarnya.
Seperti diketahui, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut wacana work from home (WFH) direncanakan satu hari per pekan. Namun, skema final masih menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto.
Tito menambahkan, para menteri telah mengarah pada penentuan satu hari yang sama untuk pelaksanaannya, tetapi detail kebijakan belum bisa disampaikan dan masih menunggu pengumuman resmi.
