Arus Balik, 4.103 Orang Tiba di Terminal Kampung Rambutan
SinPo.id - Pengelola Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur (Jaktim), mencatat penumpang yang tiba pada hari ini mencapai 4.103 orang.
Kepala Terminal Kampung Rambutan Revi Zulkarnain menyebutkan penumpang yang tiba mayoritas dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, dan Lampung pada pukul 11.00 WIB.
"Penumpang sampai dengan pukul 11.00 ini sudah mencapai 4.103 orang. Nah, penumpang tiba yang mana masih mayoritas dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, dan Lampung," kata Revi dalam wawancara cegat di Terminal Kampung Rambutan, Jaktim, Rabu, 25 Maret 2026.
Revi mengatakan puncak pertama arus balik Lebaran terjadi pada hari ini, sejak petang hingga malam pukul 24.00 WIB. Dia memperkirakan penumpang tiba lebih dari 6.000 orang.
"Nah, diperkirakan hari ini tanggal 25 Maret 2026 adalah puncak pertama. Puncak pertama diperkirakan akan mencapai penumpang tiba itu sebanyak 6.000 lebih. Karena saat ini pukul 11.00 penumpang tiba sudah mencapai 4.103 orang," ujarnya.
Menurut Revi, lonjakan arus balik ini akan terus meningkat signifikan karena kenaikan arus mudik Lebaran 2026 tercatat 80 persen lebih tinggi, yaitu 5.336 penumpang mudik menggunakan armada bus antar kota di Terminal Kampung Rambutan.
"Kenaikan cukup tinggi ya, tahun lalu puncak arus mudik itu 3.324 penumpang, tetapi untuk tahun 2026 ini puncak arus mudik itu sebanyak 5.336 penumpang, jadi cukup tinggi ya kenaikannya mencapai 80 persen dibandingkan dengan tahun yang lalu," ucapnya.
Pantauan di area terminal, suasana relatif ramai oleh penumpang yang turun dari bus dengan membawa barang bawaan dengan sebagian besar penumpang tampak melanjutkan perjalanan pulang dengan transportasi umum yang sudah terintegrasi.
Sejak pukul 10.00 WIB, sejumlah petugas menemani Kepala Terminal Kampung Rambutan Revi Zulkarnain untuk memantau kondisi terkini lonjakan arus balik Lebaran.
Puncak arus balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan diprediksi akan terjadi dalam dua gelombang puncak, yakni pada 25 Maret dini hari hingga pagi, serta puncak kedua pada 29 Maret 2026.
"Diperkirakan pada hari Minggu tanggal 29 Maret 2026 itu mulai dari dini hari hingga pagi hari, lanjut-lanjut sampai malam hari," ucap Revi.
