Pastikan Stok Aman, BPH Migas Saran Masyarakat Isi BBM Sesuai Jarak Tempuh
SinPo.id - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyarankan masyarakat untuk mengisi kendaraannya dengan Bahan Bakar Minyak (BBM) sesuai jarak tempuh sebelum memulai perjalanan arus balik Lebaran 2026. Langkah ini penting agar perjalanan arus balik menuju kota tujuan dapat berlangsung lebih lancar.
"Kami mengimbau masyarakat yang akan melakukan arus balik, seyogyanya mengisi BBM secukupnya dan menghindari daerah yang berpotensi rawan kemacetan, sehingga perjalannnya lancar, aman dan tenang," kata Kepala BPH Migas Wahyudi Anas usai memantau SPBU 149B dan 125B di ruas tol Padalarang – Cileunyi (Padaleunyi), Bandung Barat, dikutip Selasa, 24 Maret 2026.
Wahyudi memastikan, pasokan BBM ruas tol Jawa Barat bagian selatan tersedia dan memadai. Berdasarkan pemantauan, sepanjang periode libur Hari Raya Idulfitri 1447 terlihat adanya kenaikan konsumsi BBM di dua SPBU 149B dan 125B. Kedua SPBU ini berada di lokasi strategis karena menghubungkan bagian selatan Jawa Barat dengan kota Bandung dan Jakarta. Diketahui untuk BBM jenis Pertalite dan Pertamax mengalami kenaikan rata-rata sekitar 5-10 persen.
"Sementara untuk layanan Biosolar, terjadi penurunan konsumsi sekitar 30 persen, mengingat adanya pembatasan beroperasinya kendaraan besar roda enam atau tiga sumbu ke atas pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran," imbuhnya.
Wahyudi menjelaskan, sejak periode arus mudik hingga arus balik Hari Raya, Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan SPBU Kantong berupa mobil tangki yang bersiaga penuh untuk menjaga ketersediaan pasokan BBM di tengah tingginya mobilitas masyarakat.
"Disediakan mobile storage atau SPBU kantong, di mana tersimpan 16.000 liter Pertalite dan 8.000 liter Pertamax yang siap untuk diturunkan di SPBU, dan ini sudah disiagakan oleh Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Barat untuk mempercepat pengisian stok BBM di SPBU," tukasnya.

