Urai Kepadatan Arus Balik, Pemerintah Buka Tol Fungsional Japek II Selatan

Laporan: Tio Pirnando
Selasa, 24 Maret 2026 | 19:23 WIB
Ilustrasi tol fungsional Japek II Selatan (SinPo.id/ Dok. KemenPU)
Ilustrasi tol fungsional Japek II Selatan (SinPo.id/ Dok. KemenPU)

SinPo.id - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membuka secara fungsional Jalan Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan sepanjang kurang lebih 52 kilometer untuk mendukung kelancaran arus balik Lebaran 2026. Ruas ini difungsikan khusus untuk kendaraan Golongan I dari arah Bandung menuju Jakarta, sebagai alternatif jalur guna membantu mengurai kepadatan lalu lintas di koridor Tol Jakarta–Cikampek dan Jalan Layang MBZ. 

"Kementerian PU memastikan kesiapan infrastruktur konektivitas nasional agar masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dan arus balik dengan lebih aman, nyaman, dan efisien. Pembukaan fungsional Japek II Selatan ini menjadi salah satu upaya konkret untuk mengurai kepadatan di koridor utama serta memberikan alternatif jalur bagi masyarakat," kata Menteri PU Dody Hanggodo, dalam keterangannya, Selasa, 24 Maret 2026. 

Dody merincikan, secara teknis, ruas tol yang difungsikan mencakup Seksi 3 Setu–Sukaragam (7,75 km), Seksi 4 Sukaragam–Sukabungah (13,00 km), Seksi 5 Sukabungah–Kutanegara (22,75 km), dan Seksi 6 Kutanegara–Sadang (8,50 km). 

Jalan Tol Japek II Selatan dirancang sepanjang 64,05 km dan akan menghubungkan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta di Bekasi dengan Tol Purbaleunyi di Sadang, Purwakarta, serta dilengkapi tujuh gerbang tol, yakni GT Jatiasih, GT Bantar Gebang, GT Setu, GT Sukaragam, GT Taman Mekar, GT Kutanegara, dan GT Sadang.

Menurut dia, pembukaan fungsional Japek II Selatan merupakan bagian dari upaya pemerintah melancarkan  mobilitas masyarakat selama periode arus mudik dan balik Lebaran. Keberadaan jalur alternatif ini juga sangat dirasakan manfaatnya oleh pengguna jalan, khususnya yang melakukan perjalanan dari wilayah Bandung menuju kawasan selatan Jakarta dan sekitarnya. 

Tak lupa, Dody mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam perjalan arus balik Lebaran. 

"Kementerian PU mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu, serta mengikuti arahan petugas di lapangan, mengingat sebagian ruas masih dalam tahap konstruksi," tukasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI