Tembus 2,5 Juta Penumpang, ASDP Pastikan Arus Mudik Tetap Lancar dan Aman

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 23 Maret 2026 | 07:15 WIB
Ilustrasi kapal Ferry mengangkut kendaraan. (SinPo.id/dok. ASDP)
Ilustrasi kapal Ferry mengangkut kendaraan. (SinPo.id/dok. ASDP)

SinPo.id - ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat kenaikan jumlah penumpang dan kendaraan selama periode arus mudik Lebaran 2026. Secara kumulatif sejak H-10 hingga hari H, total penumpang yang menyeberang mencapai 2.596.597 orang atau naik 5,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.463.910 orang.

Sementara itu, total kendaraan yang tercatat mencapai 667.526 unit atau meningkat 7,2 persen dibandingkan 622.604 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada periode harian atau hari H yang jatuh pada 21 Maret 2026, jumlah penumpang tercatat sebanyak 156.838 orang atau naik 1,7 persen dibandingkan 154.237 orang pada tahun lalu. Adapun jumlah kendaraan mencapai 40.066 unit atau meningkat 0,6 persen dibandingkan 39.811 unit.

 

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan layanan penyeberangan selama arus mudik berjalan lancar dan tetap terkendali, meskipun terjadi peningkatan signifikan mobilitas masyarakat.

 

“Di tengah tingginya volume pergerakan pemudik, kami memastikan layanan tetap prima melalui peningkatan kapasitas operasional, penguatan layanan, serta koordinasi intensif lintas stakeholder, dengan tetap mengedepankan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa,” ujarnya dalam keterangannya, dikutip Senin, 23 Maret 2026.

ASDP menyebut lintasan Jawa-Sumatera-Bali masih menjadi koridor tersibuk dan vital secara nasional selama periode mudik. Untuk menjaga kelancaran operasional, perseroan menerapkan penyesuaian pola operasi kapal, menyiagakan personel, serta memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa pengalihan kendaraan dan delaying system di sejumlah buffer zone.

Dalam rangka mendukung distribusi arus balik, ASDP juga mengoptimalkan pengalihan layanan melalui Pelabuhan BBJ Bojonegara untuk kendaraan golongan VIB, VII, VIII, dan IX pada 23 hingga 29 Maret 2026. Sementara kendaraan lainnya, termasuk sepeda motor, tetap dilayani melalui Pelabuhan Merak.

Selain itu, ASDP menerapkan pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) secara dinamis untuk mempercepat proses bongkar muat dan menjaga rotasi kapal. Optimalisasi Port Operational Control Center di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk juga dilakukan guna memperkuat kendali operasional berbasis real time.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI