Kurangi Dominasi China, Purbaya Janji Perkuat Produk Lokal di E-Commerce

Laporan: Tio Pirnando
Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:50 WIB
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa (SinPo.id/Ashar)
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa (SinPo.id/Ashar)

SinPo.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa berkomitmen akan mendorong agar produk dalam negeri mampu bersaing di lokapasar (e-commerce). Karena, pemerintah banyak menerima keluhan dari masyarakat yang menyebutkan bahwa marketplace didominasi produk China. 

"Kalau ini terus terjadi, sama saja kita memberikan pasar kita langsung ke Cina. Ini yang sedang kita pikirkan solusinya" kata Purbaya di Jakarta, Sabtu, 21 Maret 2026. 

Menurut Purbaya, kondisi ini perlu menjadi perhatian serius, terutama di tengah momentum digitalisasi ekonomi yang seharusnya memberikan manfaat bagi produk dalam negeri. 

Purbaya mengkhawatirkan, jika tak dikelola dengan baik, digitalisasi justru memberikan peluang bagi Cina untuk memperluas pasarnya di e-commerce dalam negeri. 

"Ada banyak keluhan-keluhan yang untuk marketplace, katanya dikuasai sana semua ya. Saya lagi mikir gimana kembalikan marketplace-nya. Nggak hanya yang dikuasai Cina, misalnya kan Tokopedia dikuasai Cina kan semuanya. Tiktok mau ke sini juga," kata Purbaya. 

Purbaya juga menyinggung sejumlah platform digital yang memiliki keterkaitan dengan asing. Seperti Tokopedia serta kehadiran TikTok yang terus memperluas bisnisnya di Indonesia.

Pemerintah saat ini tengah mengkaji untuk menghidupkan kembali atau mendorong lahirnya platform lokal yang mampu menjadi penantang dominasi asing tersebut. Tujuannya supaya dapat mengembalikan keseimbangan pasar, termasuk membuka peluang bagi produk domestik untuk tumbuh dan bersaing. 

"Saya lagi mikirin, ada nggak perusahaan domestik yang bisa dihidupkan lagi untuk menjadi kompetisi dari dominasi Cina even di pasar domestik ini, di marketplace-nya itu," tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI