Kemenekraf- KAI Hadirkan Livery “Pelangi di Mars”
SinPo.id - Kementerian Ekonomi Kreatif menggandeng PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Mahakarya Pictures memanfaatkan momentum arus mudik Lebaran untuk memperluas promosi film nasional. Salah satunya melalui pemasangan livery kereta dan instalasi visual bertema film “Pelangi di Mars” di stasiun dan rangkaian kereta.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan kolaborasi lintas sektor ini menjadi strategi mengenalkan karya film Indonesia kepada publik yang lebih luas, terutama di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat Lebaran.
“Kolaborasi yang terus berlanjut ini memberi peluang bagi film Indonesia seperti ‘Pelangi di Mars’ untuk semakin dikenal publik melalui medium kreatif di transportasi publik seperti kereta api. Momentum mudik dan libur Lebaran pun terasa lebih semarak dengan aktivasi yang imajinatif dan dekat dengan masyarakat,” kata Irene dalam keterangan resmi, Jumat, 20 Maret 2026.
Menurut Irene, pemanfaatan ruang publik seperti kereta api menunjukkan upaya negara dalam memperluas kanal promosi industri kreatif sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang berbeda bagi masyarakat.
Dia menilai langkah ini juga mencerminkan potensi besar kekayaan intelektual (IP) lokal yang terus berkembang.
Di sisi lain, kondisi industri film anak di Indonesia masih terbatas. Produser “Pelangi di Mars”, Dendi Reynando, mengatakan kebutuhan akan tontonan keluarga terus meningkat, namun produksinya belum sebanding.
“Film anak di Indonesia masih terbatas. Kami berharap ‘Pelangi di Mars’ dapat menjadi bagian dari upaya membangun IP lokal yang terus berkembang,” ujar Dendi.
Implementasi kolaborasi tersebut terlihat dari dekorasi area stasiun yang dipenuhi instalasi visual bertema film, mulai dari elemen robot hingga detail set. Selain itu, salah satu rangkaian KA Argo Dwipangga juga menampilkan livery khusus dengan warna cerah dan karakter utama film.
Sementara itu, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyebut inisiatif ini sebagai upaya menghadirkan pengalaman baru bagi penumpang sekaligus mendukung karya kreatif nasional.
“Kereta api merupakan ruang publik yang dapat menghadirkan pengalaman berbeda bagi pelanggan. Melalui livery kereta dan dekorasi stasiun, kami ingin perjalanan menjadi lebih berwarna, lebih berkesan, dan semakin dekat dengan karya kreatif Indonesia,” kata Bobby.
