Wakil Ketua MPR RI Minta Tekanan Global Hentikan Penutupan Al-Aqsha

Laporan: Galuh Ratnatika
Jumat, 20 Maret 2026 | 13:36 WIB
Keindahan kompleks Al-Aqsa (Foto/PUIC)
Keindahan kompleks Al-Aqsa (Foto/PUIC)

SinPo.id - Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), menegaskan penutupan berkepanjangan Masjid Al-Aqsha secara sepihak oleh Israel, merupakan bentuk pelanggaran terhadap hukum internasional.

Ia pun kembali mengingatkan pimpinan umat Islam, baik di OKI, Liga Arab, ormas-ormas Islam, maupun para ulama dan tokoh umat Islam seluruh dunia, agar benar-benar serius menyelamatkan Masjid Al-Aqsha dengan memaksimalkan potensi yang dimiliki.

Pihaknya khawatir Israel hanya memanfaatkan perang dengan Iran untuk mengalihkan perhatian dunia dari Masjid Al Aqsha yang pengelolaannya diubah di bawah lembaga rabi Yahudi. Sehingga Israel akan lebih leluasa untuk mengubahnya menjadi kuil.

“Hal itu akan membuat mereka semakin leluasa mewujudkan agenda mendirikan klaim adanya Kuil atau Haikal Sulaiman di atas reruntuhan Masjid Al-Aqsha sebagai bagian dari perwujudan klaim negara Israel Raya," kata HNW, dalam keterangan persnya, Jumat, 20 Maret 2026.

"Itu juga berarti mengubur cita-cita menghadirkan negara Palestina, bahkan dalam bentuk dua negara sekalipun. Bila dibiarkan terjadi, maka hal itu selain menjauhkan hadirnya perdamaian juga tidak sesuai dengan fitrah umat Islam dan tidak sejalan dengan prinsip bahwa Idulfitri adalah satu dari dua hari raya bergembiranya umat Islam," imbuhnya.

Oleh sebab itu, pihaknya mendesak pemimpin negara OKI, khususnya Yordania benar-benar efektif melaksanakan amanah menjaga dan menyelamatkan Masjid Al-Aqsha agar tindakan semena-mena Israel yang menutup Masjid Al-Aqsha secara sepihak dapat diakhiri.

"Dan Masjid Al-Aqsha dapat dibuka serta dibebaskan. Agar umat manusia dapat kembali kepada fitrah beragama yang damai. Dan Hari Raya Idulfitri besok adalah salah satu momentumnya,” katanya menambahkan.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI