Harga Ayam di Jakarta Turun ke Rp38.500–Rp40.500 per Kg
SinPo.id - Perumda Dharma Jaya mengumumkan harga daging ayam ras di tingkat pedagang eceran di Jakarta kini turun ke kisaran Rp38.500 hingga Rp40.500 per kilogram, dari sebelumnya sempat mencapai Rp45.000 per kilogram.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, mengatakan penurunan harga tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Menurut dia, langkah ini diambil setelah adanya temuan di lapangan terkait harga jual yang melampaui acuan pemerintah.
“Setelah dilakukan sosialisasi dan dialog yang mendalam, terjadi penyesuaian harga yang signifikan. Harga ayam di tingkat pedagang eceran yang sebelumnya sempat menyentuh angka Rp45.000 per kg, kini berhasil ditekan ke kisaran Rp38.500 hingga Rp40.500 per kg,” kata Raditya dalam keterangannya dikutip Jumat, 20 Maret 2026.
Dia menjelaskan, sebelumnya sejumlah pedagang mengaku memperoleh pasokan ayam hidup (livebird) seharga Rp32.000 per kilogram dari penyewa di area rumah potong hewan (RPH) Pulogadung.
"Kondisi tersebut mendorong terjadinya disparitas harga di tingkat konsumen," tuturnya.
Menurut Raditya, normalisasi harga dilakukan untuk memberi ruang bagi pedagang tetap memperoleh margin, namun tetap menjual sesuai dengan acuan harga yang ditetapkan pemerintah.
“Kami tidak menoleransi adanya harga yang melampaui acuan pemerintah di wilayah operasional kami. Sinergi antara BUMD dan para penyewa ini diharapkan menjadi jaminan bagi warga Jakarta bahwa stok protein hewani tersedia dengan harga yang wajar dan terkendali,” ujar Raditya.
Adapun Perumda Dharma Jaya menyatakan akan terus memperketat pengawasan harian di seluruh RPH. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kepatuhan harga tetap terjaga menjelang Hari Raya Idulfitri.

