Kemendag Catat Transaksi Produk Perabotan RI di Pasar AS Capai Rp182,74 Miliar

Laporan: Tio Pirnando
Kamis, 19 Maret 2026 | 14:36 WIB
Paviliun Indonesia di pameran The Inspired Home Show Chicago (SinPo.id/ Dok. Kemendag)
Paviliun Indonesia di pameran The Inspired Home Show Chicago (SinPo.id/ Dok. Kemendag)

SinPo.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat, produk perabotan rumah tangga Indonesia berhasil meraup potensi transaksi US$ 11,07 juta atau sekitar Rp182,74 miliar pada pameran The Inspired Home Show (IHS), 10–12 Maret 2026 lalu, di McCormick Place, Chicago, Amerika Serikat (AS). Selama tiga hari pameran, Paviliun Indonesia mendapatkan lebih dari 100 buyer potensial. 

"Paviliun Indonesia berhasil menarik buyer dari AS sekaligus dari berbagai negara lain, seperti Tiongkok, Hong Kong, India, Jepang, Mauritius, Selandia Baru, Spanyol, dan Brasil," Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Chicago Dhonny Yudho Kusuma, dalam keterangannya, Kamis, 19 Februari 2026. 

Dhonny mengatakan, keterlibatan Indonesia pada IHS membuka kesempatan besar bagi produk tanah air, khususnya produk perabotan rumah tangga di pasar AS.

"Partisipasi Indonesia dalam IHS 2026 membuka kesempatan besar bagi produk perabotan rumah tangga Indonesia untuk lebih dikenal di pasar AS. Dengan potensi transaksi yang mencapai US$ 11,07 juta, kami optimistis pelaku usaha Indonesia memiliki peluang untuk memperluas jaringan bisnis dan meningkatkan ekspor ke pasar AS," ujar Dhonny.

Menurut Dhonny, produk-produk Indonesia mendapat respons positif pengunjung karena keunikannya dan masih jarangnya produk-produk ini ditemukan di pasar AS. 

"Produk Indonesia unik dan belum banyak tersedia di pasar AS. Sehingga menarik perhatian para pengunjung dan membuka peluang kerja sama bisnis dengan sejumlah calon pembeli," kata Dhonny.

Hadirnya produk-produk Indonesia pada IHS 2026 merupakan hasil kolaborasi antara ITPC Chicago dan Konsulat Jenderal RI (KJRI) Chicago. Tampilnya produk-produk Indonesia menjadi wujud nyata dukungan pemerintah terhadap perluasan produk Indonesia di pasar AS.

Menurut Konsul Jenderal RI di Chicago Trisari Dyah Paramita, keikutsertaan Indonesia pada IHS 2026 mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendorong peningkatan hubungan bilateral di bidang ekonomi serta peningkatan penetrasi produk RI di pasar AS.

"Kami optimistis produk-produk peralatan rumah tangga (houseware) dan dekorasi rumah Indonesia mampu bersaing di pasar global melalui keunggulan desain, kualitas, dan berorientasi pada prinsip keberlanjutan," ujar Trisari.

The Inspired Home Show merupakan salah satu pameran perabotan rumah tangga terbesar di AS yang telah diadakan selama 80 tahun. IHS 2026 menampilkan lebih dari 2.000 jenama dari berbagai negara, termasuk Tiongkok, Turki, India, dan Brasil.

Tahun ini, Paviliun Indonesia menampilkan enam perusahaan, yakni Aksata Rattan dengan produk kerajinan rotan; Canela Home Decorative dengan produk dekorasi rumah (home decor) berbahan kayu, logam, rotan, dan tanah liat, PT CMN Internasional Indonesia dengan produk rumah tangga berbahan plastik, PT Inspira Furnexindo dengan produk peralatan makan berbahan kayu, Tanteri Bali dengan produk kerajinan periuk (stoneware), serta Tourd'Horizon dengan produk kerajinan replika.

Ikut serta untuk kedelapan kalinya, Indonesia berhasil meraih catatan potensi transaksi sebesar Rp182,74 miliar pada IHS 2026, naik dibandingkan keikutsertaan sebelumnya pada 2024 yang sebesar Rp133,19 miliar. Sejumlah produk yang paling diminati, yakni peralatan makan dari kayu, produk dekorasi, dan produk rotan. Naiknya catatan potensi transaksi menunjukkan tingginya minat pasar global terhadap produk perabotan Indonesia.

Direktur Aksata Rattan, Vladimir Dicky, mengapresiasi dukungan ITPC dan KJRI Chicago kepada usahanya. Ia mengungkapkan bahwa keikutsertaannya pada IHS 2026 memberinya peluang transaksi dengan para buyer besar. 

"Partisipasi pada pameran ini layak dilanjutkan karena membuahkan sejumlah potensi transaksi dari buyer besar. Pameran ini juga membantu kami membangun jaringan bisnis baru serta memahami lebih dalam preferensi pasar AS," kata Vladimir.

ITPC Chicago dan KJRI Chicago berkomitmen untuk terus memperkuat promosi produk Indonesia ke pasar global dan melakukan pendekatan kepada distributor, importir, jaringan ritel, serta platform niaga elektronik (e-commerce) di wilayah Midwest dan sekitarnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI