Mudik Aman, Silaturahmi Nyaman: Ibas Bantu Fasilitasi Gratis 500 Perantau Pulang Kampung
SinPo.id - Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) membuka dan melepas program 'Mudik Gratis Bersama Mas Ibas 2026” bertajuk 'Mudik Aman, Silaturahmi Makin Nyaman.'
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 500 perantau asal Pacitan, Magetan, Ngawi, Ponorogo, dan Trenggalek, yang difasilitasi untuk pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman di momen Ramadan dan Idul Fitri.
Dalam sambutannya, Ibas menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam memastikan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui program mudik gratis yang membantu meringankan beban masyarakat.
“Negara hari ini hadir untuk sama-sama kita kawal, pemerintahan hari ini hadir untuk sama-sama kita dukung agar segala sesuatu yang dipikirkan dan dihasilkan benar-benar berpihak kepada rakyat luas,” ungkapnya.
“Negara hadir untuk memastikan tidak ada masyarakat kita yang sulit dan susah di saat kehidupan yang tidak mudah ini, negara juga harus mengulurkan tangannya untuk memberikan kemurahan hati dan kepedulian yang salah satunya melalui mudik gratis untuk bertemu masyarakat, keluarga, dan hadir di kampung halaman tercinta,” lanjut Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI tersebut.
Ibas juga menyampaikan apresiasi kepada para mitra yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan program ini, yakni Bank Mandiri, BRI, dan PT Antam, seraya mendoakan agar sinergi tersebut terus berlanjut.
“Insya Allah, apa yang menjadi cara untuk kita berkolaborasi memudahkan masyarakat, kita doakan perusahaan-perusahaan tersebut semakin sehat, semakin sukses, semakin maju sehingga acara-acara seperti ini dapat berulang di tahun-tahun berikutnya,” katanya.
Dengan penuh semangat dan interaksi hangat bersama peserta, Anggota DPR RI Dapil Jawa Timur VII ini juga mengajak para pemudik untuk menjadikan momen mudik sebagai perjalanan batin dan penguatan hubungan kekeluargaan.
“Mudik adalah tradisi bangsa kita, mudik adalah salah satu cara bagi kita untuk menjalankan perjalanan hati kita, bertemu masyarakat dan keluarga dengan hubungan Hablum Minannas, hubungan kekeluargaan dan silaturahmi,” ucap Ibas.
Ia juga mengingatkan nilai-nilai kehidupan yang sederhana namun mendalam, agar setiap individu mampu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.
“Ingat, yang sering kita dengar, Urip iku Urup. Jadilah pribadi yang bermanfaat, yang selalu menyala. Apapun kegiatan pekerjaan kita, berikan yang terbaik, berikan kontribusi kepada lingkungan dan negara. Bersyukur kalau kita memiliki pekerjaan, bersyukur kalau kita memiliki kesempatan untuk menambah rezeki kita, dan bersyukur jika kita memiliki kelebihan, pada saatnya pun kita bisa berbagi kepada saudara-saudara kita yang ada di kampung halaman,” sebut Wakil Ketua Dewan Penasihat KADIN itu.
Menutup sambutannya, Edhie Baskoro menyampaikan doa dan harapan agar seluruh peserta dapat menjalani perjalanan mudik dengan selamat serta kembali dengan semangat baru.
“Saya ingin Bapak-Ibu semuanya kembali ke kampung halaman dengan selamat, dengan penuh rasa sukacita, dengan penuh rasa bahagia, dan juga kembali ke Jakarta dan sekitarnya dengan selamat tanpa kurang satu apapun. Mudah-mudahan nanti ketika kembali ke Jakarta dengan semangat baru, dengan energi baru, lebih kerja keras, lebih disiplin, lebih profesional, lebih cinta terhadap Tanah Air,” tuturnya.
Tak lupa, Ibas juga mengingatkan para juri mudi untuk hati hati dalam berekendara dengan selamat. “Untuk para pengemudi, alon alon asal kelakon ya. Jangan ngebut! Ingat kecepatan 60-100km/jam, dan kalau lelah, rehat sejenak di pos pos pemberhentian,” lanjut Ibas.
Antusiasme peserta tampak jelas dalam kegiatan ini. Salah satu peserta asal Ngawi, Sudiro, mengungkapkan rasa haru dan kebahagiaannya dapat mengikuti program ini. Ia mengaku terkesan dengan sosok Ibas yang dinilainya santun dan dekat dengan masyarakat.
Sementara itu, perwakilan peserta dari Pacitan, Sumarti, juga menyampaikan rasa terima kasih dan syukur atas terselenggaranya program mudik gratis ini.
Menurutnya, fasilitas ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam meringankan biaya perjalanan sehingga dapat berkumpul bersama keluarga di kampung halaman tanpa beban; seraya mendoakan Ibas sehat panjang umur dan diberikan kesuksesan lebih besar kedepannya, yang kemudian diamini oleh para peserta dengan khidmat.
Acara pelepasan ditandai dengan prosesi pengecekan kesiapan bebarapa bus dan flag off sebanyak 10 armada bus yang akan mengantarkan para peserta menuju daerah asal masing-masing.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian dan kehadiran wakil rakyat dalam membantu masyarakat, khususnya para perantau, untuk dapat berkumpul kembali bersama keluarga di kampung halaman.
Program Mudik Gratis Bersama Mas Ibas 2026 diharapkan tidak hanya menjadi solusi transportasi bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat rasa kebersamaan, serta menghadirkan semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat Indonesia.
