Program Mudik Gratis Polri Disambut Antusias, 32 Ribu Masyarakat Mendaftar

Laporan: Firdausi
Selasa, 17 Maret 2026 | 12:49 WIB
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho (SinPo.id/ Dok.Polri)
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho (SinPo.id/ Dok.Polri)

SinPo.id - Korlantas Polri kembali menunjukkan komitmen nyata dalam melayani masyarakat melalui program Mudik Gratis Presisi 2026. Berdasarkan laporan terbaru, antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas transportasi aman ini terpantau sangat tingg.

Secara akumulatif, program mudik gratis ini, berhasil menjaring sebanyak 32.721 orang peserta yang diberangkatkan melalui jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda di seluruh penjuru tanah air. 

"Antusiasme para pemudik yang mencapai lebih dari 32 ribu orang ini merupakan bukti nyata bahwa program Mudik Gratis Presisi 2026 sangat dinantikan oleh khalayak luas,” kata Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho dalam keterangannya, Selasa, 17 Maret 2026.

Agus menjelaskan, Polda Jawa Tengah menjadi wilayah dengan konsentrasi peserta terbesar yang mencapai 13.040 orang dengan dukungan 326 unit bus, disusul oleh jajaran Polda Sumatra Barat yang memfasilitasi total 12.000 pemudik. Di wilayah ibu kota, Polda Metro Jaya juga berkontribusi besar dengan memberangkatkan 2.500 peserta menggunakan 60 unit bus. 

Sementara itu, variasi moda transportasi terlihat di Polda Aceh yang mengombinasikan bus dan puluhan unit Hiace, serta Polda Jawa Timur yang secara khusus menyediakan kapal laut untuk mengangkut ratusan penumpang beserta kendaraan roda dua milik masyarakat.

"Inisiatif ini bukan sekadar urusan logistik transportasi, melainkan wujud perhatian dan aksi humanis Polri untuk masyarakat, serta langkah strategis dalam mendukung kelancaran," ujarnya.

Agus berharap, melalui program mudik gratis ini, para pemudik bisa merasa tenang selama di perjalanan, tiba dengan selamat di kampung halaman, serta merasakan kebahagiaan saat berkumpul kembali bersama keluarga.

"Ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan di jalan raya, terutama bagi masyarakat yang sebelumnya berencana mudik menggunakan kendaraan pribadi yang kurang aman untuk perjalanan jarak jauh," tegasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI