Pemudik Motor Padati Jalan Raya Kalimalang Jelang Lebaran

Laporan: Tim Redaksi
Selasa, 17 Maret 2026 | 02:22 WIB
sepeda motor (Ashar/SinPo.id)
sepeda motor (Ashar/SinPo.id)

SinPo.id -  Lima hari sebelum (H-5) Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/Lebaran 2026, pemudik yang menggunakan sepeda motor mulai memadati Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur. Ratusan pemudik melintasi jalur tersebut menuju berbagai daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

"Memang biasa lewat jalur sini kalau pulang kampung. Mumpung masih lima hari lagi, jadi pulang duluan biar gak terlalu macet kalau mendekati Lebaran," kata salah satu pemudik bermotor, Setya (32), Senin malam.

Pantauan di lapangan menunjukkan arus kendaraan didominasi sepeda motor dengan berbagai perlengkapan mudik. Sejumlah pemudik membawa tas besar, karung, hingga kardus yang diikat di bagian belakang motor. Ada pula yang menumpuk barang di sisi kiri dan kanan kendaraan agar seluruh kebutuhan selama di kampung halaman bisa terbawa.

Selain sepeda motor, mobil travel dan kendaraan pribadi juga terlihat melintas membawa pemudik. Beberapa mobil pribadi tampak memuat banyak barang bawaan, seperti koper dan kardus yang diikat di atas atap kendaraan.

Kepadatan mulai terasa di beberapa titik Jalan Raya Kalimalang. Arus lalu lintas terlihat ramai dan sesekali melambat karena meningkatnya volume kendaraan menuju arah Bekasi dan jalur Pantura. Antrean kendaraan sempat muncul ketika rombongan pemudik melintas bersamaan.

Sebagian besar pemudik memilih berangkat malam hari untuk menghindari kemacetan dan menikmati suhu udara yang lebih sejuk. "Saya mau ke Pemalang. Berangkat malam biar lebih adem dan biasanya jalan juga lebih lancar. Kalau siang panas banget, kalau sore juga kadang hujan," ujar Setya. Ia memperkirakan perjalanan sekitar sembilan jam dengan beberapa kali berhenti untuk beristirahat.

Hal serupa disampaikan Zaka (35), pemudik motor yang hendak pulang ke Cirebon bersama istri dan anaknya. "Tahun ini mudik lagi sama istri dan anak. Paling saya bawa santai karena ada anak sama istri, tidak maksa perjalanan cepat," katanya. Zaka menambahkan, "Pertimbangannya banyak, makanya balik mulai sekarang. Pakai jaket anak sama istri, bawa barang juga gak banyak biar gak capek juga. Emang saya biasa lewat jalur sini enak aja."

Iring-iringan kendaraan yang memanjang di sepanjang jalan menandakan arus pemudik terus mengalir. Jalan Raya Kalimalang menjadi salah satu jalur favorit pemudik motor dari Jakarta menuju Bekasi, Karawang, hingga jalur Pantura karena dianggap lebih mudah diakses dan menjadi alternatif jalur utama.

Dengan semakin dekatnya Lebaran, jumlah pemudik yang melintas di jalur ini diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI