MPR Dukung Langkah Internasional Hentikan Penutupan Masjid Al Aqsa

Laporan: Galuh Ratnatika
Minggu, 15 Maret 2026 | 13:54 WIB
Keindahan kompleks Al-Aqsa (Foto/PUIC)
Keindahan kompleks Al-Aqsa (Foto/PUIC)

SinPo.id - Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), mendukung pernyataan bersama Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Liga Arab, dan Komisi Uni Afrika yang mengutuk keras penutupan Masjid Al Aqsha oleh Israel.

Ia pun mengusulkan agar pengaruh besar dari tiga organisasi internasional itu dipergunakan secara maksimal sehingga tidak berhenti hanya pada pernyataan penolakan keras semata, melainkan diteruskan menjadi aksi nyata.

“Sesudah Sekjen OKI berhasil menggalang kebersamaan pernyataan sikap dengan Liga Arab dan Uni Afrika, sesuai dengan kapasitas dan tanggung jawabnya, perlu menindaklanjutinya dengan menggalang aksi nyata bersama," kata HNW, dalam keterangan persnya, dikutip Minggu, 15 Maret 2026.

"Agar pernyataan bersama itu terlaksana menjadi solusi sebagai bukti dari keseriusan membela Masjid Al Aqsha dengan mengupayakan secara maksimal penghentian penutupan dan penyelamatan Masjid Al Aqsha, sesuai latar belakang didirikannya OKI yang dihadirkan untuk menyelamatkan Masjid Al Aqsha,” imbuhnya.

Menurutnya, situasi akan semakin mengkhawatirkan apabila penutupan masih dibiarkan terus berlanjut hingga akhir Ramadan karena hal itu berpotensi membuat umat Islam juga dilarang melaksanakan salat Idulfitri di Masjid Al Aqsha.

“Bahkan bila penolakan-penolakan itu tidak digubris oleh Zionis sehingga penutupan Masjid terus berlangsung hingga sesudah bulan Ramadan, bisa jadi yang berlanjut bukan hanya penutupan Masjid, melainkan penghilangan atau penghancuran eksistensi Masjid Al Aqsha yang diganti dengan Kuil Sulaiman sebagaimana yang sudah secara terbuka berkali-kali disampaikan oleh pimpinan para Zionis Israel,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, pihaknya berharap agar ada tindakan yang lebih jelas dari yang dilakukan OKI selama ini, yakni dihentikannya sejarah buruk penutupan Masjid Al Aqsha oleh Israel.

Sehingga fungis Al Aqsha sebagai masjid suci umat Islam dapat pulih kembali dan eksistensinya dapat diselamatkan sebagai tahapan penting menghadirkan cita-cita Palestina merdeka dengan ibu kota Jerusalem.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI