Rudal dan Drone Rusia Serang Infrastruktur Energi Ukraina, 5 Orang Dilaporkan Tewas
SinPo.id - Seorang pejabat Ukraina melaporkan sedikitnya lima orang tewas dalam serangan Rusia di Ukraina, dan 18 orang lainnya terluka. Empat dari korban tewas berada di wilayah Kyiv.
"Tiga di antara yang terluka dalam kondisi kritis," kata kepala administrasi regional wilayah Kyiv, Mykola Kalashnyk, dilansir dari Sky News, Minggu, 15 Maret 2026.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan, serangan Rusia menargetkan infrastruktur energi dengan sekitar 430 drone dan 68 rudal.
Adapun serangan tersebut terjadi ketika pembicaraan perdamaian yang dimediasi AS antara Rusia dan Ukraina tertunda, karena Washington saat ini lebih fokus pada aksi militernya di Iran.
"Rusia akan mencoba memanfaatkan perang di Timur Tengah untuk menyebabkan kehancuran yang lebih besar di Eropa, di Ukraina," kata Zelenskyy dalam unggahan di media sosial.
"Kita harus sepenuhnya menyadari tingkat ancaman yang sebenarnya dan mempersiapkan diri sesuai dengan itu," imbuhnya.
Menurutnya, Eropa perlu mengembangkan produksi rudal pertahanan udara, terutama yang mampu menangkal ancaman balistik, serta semua sistem lain yang diperlukan.

