Trump Kerahkan 5.000 Marinir ke Selat Hormuz
SinPo.id - Presiden AS Donald Trump mengerahkan sekitar 5.000 Marinir ke Selat Hormuz, tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa pasukan darat AS akan terlibat langsung setelah 13 tentara tewas dalam konflik dengan Iran, Jumat 13 Maret 2026.
Sekretaris Perang Pete Hegseth menyetujui permintaan Komando Pusat AS untuk pengerahan unit ekspedisi Marinir, termasuk kapal amfibi USS Tripoli yang berbasis di Jepang. Marinir ini akan bergabung dengan pasukan AS lainnya di kawasan.
Konflik terus berlanjut setelah kematian 13 tentara AS dan meningkatnya serangan balasan Iran terhadap Israel, Bahrain, Qatar, Kuwait, UEA, Oman, Saudi Arabia, dan Siprus. Harga gas di AS melonjak menjadi $3,60 per galon.
Iran menegaskan kepemimpinan tetap stabil, dengan Kepala Keamanan Ali Larijani memimpin unjuk rasa di Teheran dan menantang Trump secara terbuka. Pentagon melaporkan 140 personel terluka sejauh ini, sebagian besar luka ringan.
Trump mengakui lebih banyak korban bisa terjadi, sementara Hegseth mengklaim pasukan AS siap menyerang dengan kekuatan terbesar sejak awal perang dan mempertahankan superioritas udara serta laut.