Prabowo Optimistis Pemerintah Mampu Hadapi Dampak Perang Panjang

Laporan: Tim Redaksi
Sabtu, 14 Maret 2026 | 01:14 WIB
Presiden Prabowo subianto (SinPo.id/Biro Setpres)
Presiden Prabowo subianto (SinPo.id/Biro Setpres)

SinPo.id -  Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran Kabinet Merah Putih untuk menyiapkan kebijakan efisiensi menghadapi potensi dampak perang panjang di Timur Tengah.

Arahan itu disampaikan dalam sidang kabinet di Istana Negara, Jakarta.

Prabowo menekankan pentingnya penghematan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM), mengingat pasokan global terganggu akibat konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.

Ia bahkan membuka opsi pengurangan hari kerja sebagai strategi efisiensi.

“Dulu kita atasi Covid, berhasil kita, dan kita mampu. Banyak bekerja dari rumah, efisiensi, berarti kita menghemat BBM dalam jumlah yang sangat besar,” ujar Prabowo.

Presiden menambahkan, langkah-langkah penghematan lain juga akan dipertimbangkan demi menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Meski berharap konflik tidak berkepanjangan, Prabowo mengakui terdapat potensi perang berlangsung lama.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI