Operasi Ketupat 2026 Dimulai, Teknologi Canggih Mulai Pantau Lalin Real Time

Laporan: Firdausi
Jumat, 13 Maret 2026 | 12:18 WIB
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho (SinPo.id/Dok.Polri)
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho (SinPo.id/Dok.Polri)

SinPo.id - Operasi Ketupat 2026 dalam rangka mengamankan perjalanan arus mudik dan balik lebaran dimulai hari ini, 13 Maret 2026. Korlantas Polri mulai menerapkan infrastruktur teknologi super canggih untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time. Pemantauan dilakukan menggunakan drone, kamera pemantau, hingga body camera yang digunakan oleh anggota di lapangan.

"Operasi Ketupat saat ini menggunakan dukungan teknologi. Kami memantau kondisi lalu lintas menggunakan drone dan perangkat lainnya untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal," kata Kakorlantas Polri Irjen. Pol Agus Suryonugroho, Jumat, 13 Maret 2026.

Agus menjelaskan, terdapat lima klaster utama pengamanan dalam Operasi Ketupat, yakni jalan tol, jalan arteri, kawasan penyeberangan pelabuhan, simpul transportasi seperti terminal, bandara dan stasiun, serta tempat ibadah dan destinasi wisata.

"Semua skenario cara bertindak sudah dirumuskan bersama stakeholder. Harapannya Operasi Ketupat tahun ini dapat berjalan lebih baik dengan tagline Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” jelasnya.

Selain pengamanan arus mudik, Polri juga menyiapkan berbagai fasilitas pelayanan bagi masyarakat. Salah satunya menyiapkan mobil operasion setiap Polda di seluruh Indonesia sebagai bentuk pelayanan maksimal.

"Setiap Polda mendapatkan 50 kendaraan untuk mendukung pelayanan Operasi Ketupat, termasuk di wilayah yang sulit dijangkau," ujarnya.

Operasi ini tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri berlangsung aman.

"Kehadiran anggota Polri harus menjamin masyarakat berangkat mudik dengan aman, sampai tujuan dengan aman dan bahagia, serta kembali juga dengan selamat,” ucapnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI