Isu Keamanan Jika Terus Dimainkan Bisa Menggerus Demokrasi

Laporan: Tim Redaksi
Kamis, 12 Maret 2026 | 23:32 WIB
Diskusi Publik bersama Indonesia Youth Congress (Sinpo.id/tim media)
Diskusi Publik bersama Indonesia Youth Congress (Sinpo.id/tim media)

SinPo.id -  Peneliti kebijakan publik dan good governance, Gian Kasogi menilai isu keamanan yang terus dimainkan bisa merugikan kualitas demokrasi.

Hal ini disampaikan Gian Kasogi dalam diskusi publik yang digelar Dewan Pimpinan Pusat Indonesia Youth Congress pada Rabu, 11 Maret 2026 di Jakarta Timur.

"Jika isu keamanan terus dimainkan dalam logika politik elektoral, yang dirugikan bukan hanya kualitas demokrasi, tetapi juga desain keamanan nasional itu sendiri,” ujar Gian Kasogi.

Ia mengingatkan agar isu keamanan tidak berubah menjadi alat politik. Gian berharap Kementerian Pertahanan bisa terus menjaga fokus pada fungsi utamanya.

“Menhan seharusnya fokus menangani isu keamanan dan pertahanan nasional," tegas Gian.

Untuk diketahui, kegiatan diskusi publik yang digelar Dewan Pimpinan Pusat Indonesia Youth Congress (DPP IYC) ini menghadirkan narasumber Prof Connie Rahakundini Bakrie, Guru Besar Hubungan Internasional/Pakar Militer dari St. Petersburg State University, Russia, Prof. Heru Susetyo, Guru Besar Bidang Hukum dan Kesejahteraan Sosial, Hukum Hak Asasi Manusia & Hukum Humaniter Internasional, Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Selain itu, turut hadir juga narasumber Dr. Robi Nurhadi, M.Si Dosen Hubungan Internasional dan Politik Luar Negeri dari Universitas Nasional, serta Dr. Hizkia Yosias Polimpung, M.Si Peneliti Geoekonomi dari Monash Unversity Malaysia.

Sementara itu, peserta yang terlibat dalam diskusi ini dari berbagai unsur, organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, peneliti, akademisi, dan masyarakat umum yang digelar secara hybrid.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI