Wamenkop: 2.200 Gerai-Gudang Kopdes Selesai Dibangun, 31 Ribuan Titik Sedang Berjalan

Laporan: Tio Pirnando
Kamis, 12 Maret 2026 | 18:13 WIB
Wakil Menteri Koperasi RI Farida Farichah (SinPo.id/ Dok. Kemenkop)
Wakil Menteri Koperasi RI Farida Farichah (SinPo.id/ Dok. Kemenkop)

SinPo.id - Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menyampaikan, saat ini proses Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih  sedang berjalan menuju tahap operasionalisasi. Tahap ini ditandai dengan pembangunan fisik gerai, gudang, serta sarana kelengkapan lainnya sesuai dengan Inpres Nomor 17 Tahun 2025.

"Saat ini sudah ada 2.200 KDKMP yang pembangunan fisik gerai dan gudang selesai 100 persen, ada 31 ribuan titik yang masih terus berjalan pembangunannya. Setelah pembangunan fisik rampung, dilanjutkan dengan pengisian kelengkapan rak-rak, alat transportasi mobil dan motor," kata Farida dalam keterangannya, Kamis, 12 Maret 2026.

Farida menjelaskan, gedung baru beserta sarana kelengkapannya akan diserahterimakan kepada Kepala Desa dan pengurus Kopdes setelah melalui proses verifikasi. Verifikasi dilakukan untuk memastikan bangunan telah memenuhi standar yang ditetapkan. Setelah semuanya lengkap, serah terima dilakukan, barulah pengurus dapat menjalankan operasional koperasi.

"Beberapa KDKMP yang kita kunjungi dengan simbolisasi gunting pita itu sebagai ekpresi syukur tahap pembangunan gerai sudah 100 persen, dan persiapan menuju operasionalisasi," paparnya. 

Diketahui, beberapa waktu lalu viral isu menyatakan bahwa ada bangunan Kopdes di Bojonegoro, Jawa Timur, setelah diresmikan ternyata malah tutup, mendapat respons beragam dari masyarakat di media sosial. 

Terkait kabar tersebut, Farida hanya mengapresiasi antusiasme publik sebagai bentuk perhatian yang tinggi dari masyarakat terhadap pembangunan Kopdes. 

"Kami terbuka dengan masukan dan kritik, mari bersama-sama kita sukseskan KDKMP agar benar-benar sesuai tujuan yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa," ajak Farida.

Namun, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak mengatakan, tidak ada peresmian Kopdes di Desa Ngraseh, Dander, Bojonegoro. "Itu bukan launching, tapi tonggak progress yang disyukuri karena bangunannya sudah selesai. Di Jatim ada 774 yang sudah selesai pembangunannya dan sudah berjalan 64 persen untuk progress operasionalisasi. Wajar, bangun rumah saja, atapnya selesai sudah tumpengan," kata Emil.  

Menurutnya, perhatian publik terhadap progres pembangunan Kopdes menunjukkan tingginya harapan masyarakat agar program ini benar-benar memberi manfaat secara berkelanjutan.

Emil menilai, atensi dari masyarakat juga terbukti dengan adanya minat menjadi anggota koperasi dari penerima Bansos Kemensos. Masuknya penerima bansos sebagai anggota Kopdes untuk memberdayakan mereka karena langsung punya usaha. Tujuan akhirnya berdaya selamanya, bansos cuma sementara.  

Kepala Dinas Koperasi Provinsi Jawa Timur Endy Alim menambahkan, untuk operasional Kopdes perlu lebih dulu proses serah terima bangunan dan kelengkapannya. Saat ini ada 997 koperasi yang sudah beroperasi di Jawa Timur tapi masih dibangunan yang lama. Setelah ada serah terima akan dipindahkan ke gedung baru yang telah dibangun.

 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI