PAM Jaya Gunakan Teknologi Gel untuk Tutup Kebocoran Pipa Tanpa Bongkar
SinPo.id - PT PAM Jaya (Perseroda) mulai menggunakan teknologi gel khusus untuk menutup kebocoran pada jaringan pipa air tanpa perlu melakukan pembongkaran pipa. Teknologi ini diklaim dapat mempercepat perbaikan sekaligus menekan kehilangan air bersih pada jaringan distribusi.
Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin mengatakan gel tersebut dimasukkan ke dalam jaringan pipa yang bocor dan akan langsung menutup celah pada pipa yang rusak.
“Sekarang kita punya gel. Jadi pipa yang bocor tidak perlu dibongkar untuk ukuran-ukuran tertentu. Gel itu seperti teknologi pada ban run flat tire. Ketika ada lubang, dia akan langsung menutup,” kata Arief, Rabu, 11 Maret 2026.
Menurut Arief, teknologi tersebut sudah diuji coba pada jaringan pipa di kawasan Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan. Hasil uji coba menunjukkan kebocoran dapat tertutup dalam waktu singkat tanpa perlu penggalian atau pembongkaran pipa.
“Waktu kita coba sekitar jam dua malam, yang bolong-bolong langsung tertutup dan itu bisa delapan tahun bertahan. Kita sekarang sudah punya,” tuturnya.
Dia menjelaskan, penggunaan teknologi ini menjadi salah satu langkah perusahaan untuk mengurangi tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW), yakni air yang sudah diproduksi namun tidak tercatat sebagai konsumsi pelanggan.
Salah satu penyebab utama NRW, kata Arief, adalah kondisi jaringan pipa yang telah berusia tua. Ia menyebut sekitar 70 persen jaringan pipa di Jakarta memiliki usia yang bervariasi dan sebagian telah digunakan lebih dari tiga dekade.
“Usia pipa kita variatif. Ada yang sudah lebih dari 30 tahun dan jumlahnya sekitar 70 persen dari jaringan yang ada,” tutur Arief.
Selain teknologi gel, kata dia, PAM Jaya juga tengah mengembangkan sejumlah inovasi lain untuk meningkatkan layanan air bersih. Di antaranya digitalisasi sistem pelayanan, penggunaan smart water meter, serta pengembangan aplikasi layanan pelanggan agar masyarakat dapat melaporkan gangguan air melalui ponsel.
Lebih jauh, dia mengungkapkan, perusahaan juga menyiapkan teknologi yang mampu menghasilkan air minum dengan menangkap kandungan air dari udara. Teknologi tersebut direncanakan ditempatkan di kawasan Sudirman–Thamrin.
"Di sisi lain, PAM Jaya berencana memproduksi air minum kemasan ramah lingkungan berbahan kertas guna mengurangi penggunaan botol plastik," tandasnya.
