Pemprov DKI Dorong Lahirnya Dai Muda Lewat Kompetisi Dakwah Pelajar

Laporan: Sigit Nuryadin
Selasa, 10 Maret 2026 | 22:15 WIB
Pemprov DKI Dorong Lahirnya Dai Muda Lewat Kompetisi Dakwah Pelajar (SinPo.id/Pemprov DKI)
Pemprov DKI Dorong Lahirnya Dai Muda Lewat Kompetisi Dakwah Pelajar (SinPo.id/Pemprov DKI)

SinPo.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meminta para dai dan daiyah muda Jakarta menjadi teladan sekaligus penyebar pesan kebaikan di tengah masyarakat. 

Pesan itu Rano sampaikan saat menyerahkan penghargaan kepada pemenang Kompetisi Dai dan Daiyah Masa Depan Piala Gubernur DKI Jakarta tingkat SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah di Balai Kota Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.

Menurut Rano, kompetisi tersebut menjadi sarana bagi pelajar untuk mengasah kemampuan berdakwah sekaligus mengembangkan potensi diri dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman kepada masyarakat.

“Melalui kompetisi dai dan daiyah ini, para pelajar didorong untuk mengasah kemampuan retorika dakwah sekaligus mengembangkan potensi diri agar mampu menyampaikan pesan-pesan keislaman yang menyejukkan serta relevan dengan perkembangan zaman,” kata Rano. 

Dia mengatakan pemerintah provinsi berencana menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda tahunan dalam pembinaan generasi muda di bidang keagamaan. Rano menilai antusiasme pelajar mengikuti kompetisi itu cukup tinggi.

“Dari total 209 pendaftar, sebanyak 97 peserta berhasil lolos ke tahap berikutnya hingga akhirnya terpilih 12 grand finalis terbaik. Karena itu, saya sudah memerintahkan agar kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun,” tuturnya. 

Rano berharap kompetisi tersebut dapat melahirkan dai dan daiyah muda yang tidak hanya memiliki kemampuan berbicara di depan publik, tetapi juga memiliki kedalaman pengetahuan agama serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Dakwah yang baik bukan hanya terdengar di mimbar, tetapi juga tercermin dalam sikap, perilaku, dan kepedulian kepada sesama. Semoga ajang ini melahirkan generasi dai dan daiyah muda yang mampu menebarkan pesan-pesan Islami yang menyejukkan sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat,” kata Rano.

Sebagai informasi, sebagai bagian dari rangkaian seleksi, panitia juga menggelar audisi perdana saat kegiatan Car Free Day Jakarta di kawasan Terowongan Kendal. Pemanfaatan ruang publik itu dimaksudkan untuk menghadirkan ruang pembinaan sekaligus praktik dakwah bagi generasi muda di ruang terbuka kota.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI