Pawai Ogoh-ogoh Meriahkan Festival Nyepi di Bundaran HI

Laporan: Sigit Nuryadin
Minggu, 08 Maret 2026 | 11:37 WIB
Pawai Ogoh-ogogh di Bundaran HI (SinPo.id/Sigit Nuryadin)
Pawai Ogoh-ogogh di Bundaran HI (SinPo.id/Sigit Nuryadin)

SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno menghadiri Festival Nyepi yang menampilkan pawai ogoh-ogoh di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu 8 Maret 2026. 

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 2.000 peserta sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Festival yang digelar melalui kerja sama Suka Duka Hindu Dharma Jakarta Raya dan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi DKI Jakarta itu menampilkan parade budaya serta arak-arakan ogoh-ogoh dari kawasan Monumen Nasional menuju Bundaran HI.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat harmoni dan toleransi antarumat beragama di Jakarta.

“Dalam pawai budaya ini, kurang lebih 2.000 peserta terlibat dengan menampilkan sekitar 13 hingga 15 ogoh-ogoh yang diarak dalam rangkaian parade budaya. Ogoh-ogoh merupakan bagian dari tradisi menjelang Nyepi yang melambangkan sifat-sifat negatif dalam diri manusia yang perlu disucikan,” kata Rano dilokasi acara, Minggu, 8 Maret 2026.

Menurut dia, tradisi ogoh-ogoh tidak hanya memiliki makna spiritual bagi umat Hindu, tetapi juga mencerminkan nilai budaya yang kuat. Karena itu, pemerintah provinsi berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang hiburan sekaligus sarana memperkenalkan keberagaman budaya kepada warga Jakarta.

Rano juga menyampaikan ucapan selamat kepada umat Hindu yang akan merayakan Hari Raya Nyepi.

“Kami mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Nyepi kepada umat Hindu di Jakarta maupun di seluruh Indonesia. Semoga perayaan ini membawa kedamaian, menjadi momentum refleksi diri, serta mampu memperkuat persatuan di Jakarta,” ujarnya.

Adapun salah satu warga yang menyaksikan festival tersebut, Rini, (29) mengaku antusias melihat pawai ogoh-ogoh secara langsung di Jakarta.

“Senang sekali. Setahu saya biasanya hanya ada di Bali. Sekarang bisa melihatnya langsung di Jakarta,” kata Rini.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI