IRGC Klaim Serang Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz
SinPo.id - Iran mengklaim telah menyerang sebuah kapal tanker minyak yang melintas di jalur pelayaran strategis Selat Hormuz. Informasi ini dilaporkan oleh BBC setelah pernyataan resmi dari Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) beredar di platform Telegram.
Menurut laporan tersebut, kapal tanker yang diidentifikasi bernama Prima dihantam oleh sebuah drone setelah diduga mengabaikan peringatan berulang dari Angkatan Laut IRGC terkait larangan melintas di kawasan tersebut.
Media Iran juga menyebarkan gambar yang menunjukkan sebuah kapal terbakar di kawasan Teluk setelah serangan dilaporkan terjadi. Namun hingga kini belum ada konfirmasi independen terkait tingkat kerusakan maupun kemungkinan korban.
Dalam pernyataannya, IRGC menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengizinkan kapal tanker minyak maupun kapal komersial yang dianggap bersekutu dengan negara-negara “musuh” untuk melewati jalur tersebut selama situasi konflik berlangsung.
Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur energi paling vital di dunia. Sekitar seperlima pasokan minyak dan gas global setiap hari melewati perairan sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab tersebut.
Laporan BBC juga menyebutkan bahwa konflik yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah telah berdampak besar terhadap lalu lintas kapal di koridor energi tersebut, memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global.
