Home /

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Laut Lebong Bengkulu, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 08 Maret 2026 | 00:35 WIB
Ilustrasi. (SinPo.id/Istimewa)
Ilustrasi. (SinPo.id/Istimewa)

SinPo.id -  Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Lebong, Bengkulu, pada Sabtu malam 7 Maret 2026. Getaran gempa dilaporkan berpusat di laut dengan kedalaman 47 kilometer.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan gempa tersebut terjadi pada pukul 23.58.45 WIB.

“Mag: 5.7, 07-Mar-26 23:58:45 WIB,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.

BMKG mencatat pusat gempa berada pada koordinat 2,99 Lintang Selatan dan 101,63 Bujur Timur. Hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.

BMKG juga memastikan gempa yang terjadi di wilayah perairan Lebong tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Penjelasan Magnitudo Gempa

Magnitudo merupakan ukuran untuk menentukan kekuatan gempa bumi yang dihitung dari amplitudo gelombang seismik yang direkam oleh alat seismograf. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh seismolog Amerika, Charles F. Richter dan Beno Gutenberg pada 1935 melalui skala yang dikenal sebagai Skala Richter.

Pada skala tersebut, setiap kenaikan satu tingkat magnitudo menunjukkan peningkatan kekuatan getaran hingga 10 kali lipat. Selain itu, energi yang dilepaskan gempa juga meningkat sekitar 31 kali lebih besar dari tingkat sebelumnya.

Namun dalam praktik modern, pengukuran kekuatan gempa kini lebih banyak menggunakan Skala Magnitudo Momen (Moment Magnitude Scale/Mw) yang dinilai lebih akurat dalam menghitung total energi yang dilepaskan oleh gempa bumi besar.

Imbauan BMKG

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi. Warga juga disarankan untuk terus memantau perkembangan informasi resmi melalui kanal BMKG terkait aktivitas gempa di wilayah Indonesia.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI