Leeds Minta Suporter Hormati Jeda Ramadan di FA Cup vs Norwich, Usai Insiden Cemoohan Saat Lawan Man City
SinPo.id - Klub Inggris Leeds United meminta para suporter untuk menghormati jeda singkat dalam pertandingan FA Cupmelawan Norwich City pada Minggu. Jeda tersebut diberikan agar para pemain Muslim dapat berbuka puasa saat menjalankan ibadah Ramadan.
Pertandingan yang digelar di Elland Road itu dijadwalkan dimulai pukul 16.30 waktu setempat. Klub menjelaskan bahwa wasit akan menghentikan pertandingan sejenak sekitar menit ke-75, bertepatan dengan waktu matahari terbenam di Leeds pada pukul 17.56.
“Pada waktu yang tepat setelah matahari terbenam, wasit akan menghentikan pertandingan sebentar agar pemain dari kedua tim dapat mengonsumsi cairan dan suplemen energi sesuai protokol yang telah disepakati,” tulis pernyataan resmi klub.
Belajar dari insiden saat lawan Manchester City
Permintaan ini muncul setelah jeda serupa dalam pertandingan Premier League antara Leeds melawan Manchester Citypekan lalu memicu cemoohan dari sebagian penonton di stadion.
Insiden tersebut mendapat kecaman luas, termasuk dari pelatih Manchester City, Pep Guardiola, yang menilai tindakan itu tidak menghormati pemain yang menjalankan ibadah.
Leeds mengakui bahwa mereka seharusnya memberikan informasi yang lebih jelas kepada para suporter sebelum pertandingan melawan City berlangsung.
Klub juga menjelaskan bahwa pesan yang ditampilkan di layar besar stadion tidak dapat terlihat oleh sekitar 25 persen penonton, sehingga menimbulkan kebingungan mengenai alasan jeda pertandingan.
“Leeds United secara tegas mengecam setiap suporter yang mencemooh pemain yang menjalankan puasa Ramadan saat memanfaatkan jeda ini untuk berbuka,” tegas klub.
Pelatih Daniel Farke absen di pinggir lapangan
Di sisi lain, pelatih Leeds Daniel Farke tidak akan mendampingi tim dari pinggir lapangan saat menghadapi mantan klubnya Norwich City. Ia harus menjalani hukuman larangan mendampingi satu pertandingan dari The Football Association.
Farke sebelumnya mendapat kartu merah dari wasit Peter Bankes setelah masuk ke lapangan untuk memprotes keputusan wasit usai kekalahan 0-1 dari Manchester City.
Meski merasa keputusan tersebut tidak sepenuhnya adil, Farke memilih menerima hukuman berupa larangan satu pertandingan dan denda sebesar 8.000 poundsterling agar polemik tidak berlarut-larut.
“Saya rasa hanya karena berlari ke lapangan tidak seharusnya mendapat kartu merah. Tidak ada kata-kata kasar atau tuduhan apa pun,” kata Farke.
Melalui laga melawan Norwich, Leeds berharap para suporter dapat menunjukkan dukungan terbaik dan menciptakan suasana inklusif di Elland Road.
“Pertandingan ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa semua orang diterima di Elland Road,” tutup pernyataan klub.
