Home /

Pramono Dorong Modernisasi Produksi Dodol Betawi

Laporan: Sigit Nuryadin
Jumat, 06 Maret 2026 | 17:45 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)

SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong modernisasi peralatan produksi dodol Betawi agar usaha kuliner tradisional tetap berkembang tanpa kehilangan nilai tradisinya. 

Hal itu Pramono sampaikan saat mengunjungi sentra produksi Dodol Nyak Mai di kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jumat, 6 Maret 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Pramono ikut mengaduk dodol bersama para perajin. Dia mengatakan proses pembuatan dodol secara tradisional membutuhkan tenaga dan waktu yang tidak sedikit.

“Barusan saya diundang sekaligus mengaduk dodol dan rupanya tidak ringan. Saya terkesan sekali karena bagi warga Betawi, dodol ini sebenarnya bagian dari konsep gotong royong,” kata Pramono.

Adapun proses pembuatan dodol Betawi secara tradisional memerlukan waktu sekitar delapan hingga sepuluh jam. Sementara adonan yang terdiri dari tepung beras ketan, gula merah, santan kelapa, dan garam dimasak dalam kuali besar di atas api kayu bakar hingga menghasilkan tekstur kenyal dengan rasa manis khas.

Menurut Pramono, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mempelajari kemungkinan dukungan terhadap pelaku usaha dodol tradisional, termasuk melalui bantuan peralatan produksi dan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Harapannya dilakukan modernisasi, tetapi jangan sampai yang tradisionalnya hilang. Justru di situlah kekhasan dan keunggulannya,” tuturnya. 

Dia juga menyebut pemerintah daerah siap memberikan dukungan jika diperlukan untuk membantu pengembangan usaha kuliner tradisional tersebut.

“Nanti saya minta Kepala Dinas UMKM untuk mempelajari ini dan menyiapkan dukungan yang diperlukan. Hal seperti ini memang perlu pemerintah daerah turun tangan agar para pelaku usaha menjadi lebih berdaya,” kata Pramono.

Dalam kunjungan itu, Pramono turut didampingi mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2007–2012, Fauzi Bowo. Foke sapaan akrab Fauzi Bowo mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya Betawi di kawasan Setu Babakan.

“Atas nama masyarakat Betawi, khususnya di Setu Babakan, saya mengucapkan terima kasih karena perhatian Gubernur Pramono begitu besar,” ujar Foke.

Dia menilai kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya mempromosikan kuliner Betawi kepada masyarakat luas.

 “Dodol ini merupakan bagian dari budaya kuliner Betawi. Dengan kegiatan ini, Gubernur Pramono ikut mempromosikan kuliner Betawi,” tandasnya. 

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI