Korlantas Pastikan Keamanan Hari Raya Nyepi dan Lebaran Idulfitri di Bali
SinPo.id - Kakorlantas Polri memastikan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung berdekatan dengan momentum dua hari raya keagamaan di Bali, yakni yakni Hari Raya Nyepi pada 19 Maret dan Lebaran Idulfitri yang rencananya pada 21 Maret
"Operasi Ketupat adalah operasi kemanusiaan. Bukan hanya mengamankan arus mudik dan arus balik, tetapi negara hadir dalam rangka mengamankan momentum sosial masyarakat," kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, Jumat, 6 Maret 2026.
Agus menjelaskan, bahwa pengamanan dalam Operasi Ketupat mencakup beberapa klaster penting, yaitu jalur tol, jalan arteri, pelabuhan penyeberangan seperti Gilimanuk-Ketapang, tempat ibadah, serta kawasan wisata di Bali.
"Tempat wisata juga menjadi perhatian karena Bali merupakan salah satu tujuan wisata utama masyarakat saat libur Lebaran,” ujarnya.
Pihaknya juga memastikan pengaturan penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk telah disiapkan secara matang untuk menyesuaikan dengan pelaksanaan Hari Raya Nyepi.
"Penyeberangan Gilimanuk sudah diatur jam berapa dibuka dan jam berapa ditutup, termasuk dari Ketapang ke Gilimanuk. Kami juga sudah mendapat laporan dari Dirlantas Polda Bali," ucapnya.
Selain itu, sinergi antara Polri dan pemerintah daerah terus dilakukan, karena menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama periode Hari Raya Nyepi dan Idulfitri.
"Dengan kolaborasi yang baik, negara hadir untuk memastikan seluruh kegiatan masyarakat berjalan aman dan lancar,” ucapnya.
