Home /

Puluhan Negara Usul Paket Sanksi Besar-besaran terhadap Israel

Laporan: Galuh Ratnatika
Kamis, 05 Maret 2026 | 08:44 WIB
Puluhan negara mengusulkan paket sanksi besar-besaran terhadap Israel. (SinPo.id/Middle East Eye)
Puluhan negara mengusulkan paket sanksi besar-besaran terhadap Israel. (SinPo.id/Middle East Eye)

SinPo.id - Puluhan negara mengusulkan paket sanksi besar-besaran terhadap Israel, termasuk embargo senjata dan pemeriksaan ketat para pelancong, sebagai upaya melawan aneksasi de facto Tepi Barat, Palestina.

Pertemuan yang dipimpin bersama oleh Afrika Selatan dan Kolombia tersebut merupakan pertemuan terbesar Kelompok Den Haag sejak didirikan pada tahun 2025.

"Kami mengajukan langkah-langkah ini sebagai tanggapan terhadap kebijakan Israel yang menjadi serangan langsung bagi penentuan nasib Palestina," kata para pemimpin negara dalam sebuah pernyataan, dilansir dari Anadolu, Kamis, 5 Maret 2026.

Adapun penegakan hukum yang diusulkan yakni adanya pengecekan bagi para pelancong dengan dokumen Israel, dan bagi mereka yang pernah bertugas di militer harus diperiksa di pelabuhan masuk berdasarkan aturan ketidaklayakan kejahatan perang. 

Negara-negara tersebut juga menyerukan pelarangan total impor barang-barang Israel, serta menghentikan transfer, transit, atau pengangkutan senjata dan bahan bakar militer yang ditujukan ke Israel.

"Sejarah akan menilai kita bukan dari pidato yang kita sampaikan, tetapi dari tindakan yang kita ambil," imbuh pernyataan tersebut.

Diketahui, Israel telah mengintensifkan operasi militer di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, sejak melancarkan kampanye militernya di Gaza pada 8 Oktober 2023. 

Menurut warga Palestina, pembunuhan, penangkapan, dan pengusiran warga Palestina dari wilayahnya terus meningkat. Bahkan Israel juga terus melakukan perluasan pemukiman sebagai langkah menuju aneksasi resmi wilayah Tepi Barat.

Sementara dalam sebuah putusan penting pada Juli 2024, Mahkamah Internasional menyatakan pendudukan Israel atas wilayah Palestina ilegal dan menyerukan evakuasi semua pemukim ilegal di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI