Home /

Ekspor Beras untuk Jemaah Haji, Bulog: Simbol Harga Diri Bangsa

Laporan: Tio Pirnando
Rabu, 04 Maret 2026 | 17:59 WIB
Pelepasan ekspor beras Bulog ke Arab Saudi. (Agus Priatna/SinPo.id)
Pelepasan ekspor beras Bulog ke Arab Saudi. (Agus Priatna/SinPo.id)

SinPo.id - Direktur Utama Perum BULOG,  Rizal Ramdhani menilai, ekspor 2.280 ton beras premium yang akan dikirim secara bertahap untuk jemaah haji Indonesia di Arab Saudi, bukan sekadar aktivitas perdagangan, melainkan representasi kemandirian bangsa.

"Negara tidak hanya berhasil mencapai swasembada beras, tetapi hari ini kita membuktikan mampu melakukan ekspor beras untuk memasok kebutuhan jemaah haji dengan produk terbaik hasil panen petani Indonesia. Ini adalah simbol harga diri dan kebanggaan nasional," kata Ritel dalam pelepasan ekspor beras premium 'Befood Nusantara' di Gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026. 

Hadir dalam pelepasan yaitu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, Anggota Komisi IV DPR RI Abdul Kharis, Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Jaenal Effendi, Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy, serta seluruh jajaran Direksi Bulog.

Rizal menjelaskan, beras yang dikirim ke Arab Saudi, merupakan hasil pengadaan gabah segar petani dalam negeri. Gabah tersebut diproses melalui Rice Milling Unit (RMU) modern berstandar tinggi, dengan kadar air terjaga, tingkat pecahan maksimal 5 persen, melewati uji laboratorium, memenuhi standar ekspor internasional, serta tersertifikasi halal.

Ekspor ini juga telah memperoleh dukungan penuh dari Kementerian Haji dan Umrah RI yang mewajibkan seluruh dapur penyedia konsumsi jemaah di Mekkah dan Madinah menggunakan Beras BULOG Befood Nusantara untuk musim haji 2026.

Rizal memastikan, pelaksanaan ekspor ini tidak mengganggu ketersediaan pasokan dalam negeri. Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) berada dalam kondisi aman dan terkendali, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.

Dia menilai, momentum pelepasan ekspor beras ini sekaligus memperkuat diplomasi pangan Indonesia di tingkat global. Hal ini juga menunjukkan bahwa produk pangan nasional memiliki daya saing, kualitas, dan kepercayaan internasional.

Perum BULOG berkomitmen menjalankan penugasan pemerintah secara profesional, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia.

"Sembari terus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara produsen beras yang mandiri dan kompetitif di pasar dunia," tukasnya.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI