Konflik Timur Tengah, Legislator Minta PMI Segera Lapor ke Kedutaan RI

Laporan: Juven Martua Sitompul
Rabu, 04 Maret 2026 | 13:58 WIB
Ilustrasi. (SinPo.id/Al Jazeera)
Ilustrasi. (SinPo.id/Al Jazeera)

SinPo.id - Anggota Komisi IX DPR Irma Chaniago meminta para pekerja migran Indonesia (PMI) di Timur Tengah berkoordinasi dan melaporkan diri kepada kedutaan besar RI di negaranya masing-masing. Pelaporan penting agar posisi mereka dapat terpantau.

"Sebaiknya WNI yang ada di sana berkomunikasi dengan kedutaan, agar posisi mereka terpantau KBRI, namun sampai hari ini menurut KBRI kondisi WNI masih aman," kata Irma kepada wartawan, Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026.

Legislator dari Fraksi Partai NasDem ini mengatakan keselamatan PMI di Timur Tengah penting untuk dilindungi. Di situasi saat ini, Irma ingin PMI di sana mengambil langkah terbaik.

"Tentu keselamatan warganegara dan pekerja migran menjadi penting bagi negara saat ini untuk dilindungi. Kedutaan besar Indonesia untuk Tehran sudah berkomunikasi dengan Kemlu terkait hal tersebut," ujarnya.

"Kami sebagai mitra Kementerian migran tentu tidak lupa mengingatkan agar seluruh warga negara RI mengambil langkah terbaik, mengingat situasi Tehran saat ini," tegas Irma.

AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026. Serangan itu menewaskan pemimpin tertinggi negara itu, Ayatollah Ali Khamenei, bersama dengan komandan militer senior.

Iran bersumpah membalas AS dan Israel. Iran kemudian meluncurkan serangan ke sejumlah pangkalan AS di negara-negara Asia Barat seperti Qatar, Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Kuwait.

Iran juga meluncurkan serangan ke Israel. Selain Iran, kelompok yang selama ini didukung Iran seperti Hizbullah juga meluncurkan serangan ke Israel.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI