Home /

Menlu Turki: AS Cukup Lumpuhkan Militer Iran, Ganti Rezim Picu Risiko Besar Timur Tengah

Laporan: Tim Redaksi
Rabu, 04 Maret 2026 | 05:15 WIB
Turki
Turki

SinPo.id -  Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, meminta Amerika Serikat membatasi serangannya terhadap Iran hanya pada target militer dan tidak mendorong perubahan rezim. Ia memperingatkan bahwa upaya mengganti pemerintahan di Teheran akan menimbulkan risiko besar bagi stabilitas kawasan Timur Tengah.

Dalam wawancara yang disiarkan televisi pemerintah TRT Haber, Fidan menyebut terdapat dua opsi utama dalam konflik yang tengah berlangsung, yakni menyerang target militer atau mendorong perubahan rezim.

“Bergerak ke opsi kedua berarti membuka berbagai skenario dan risiko yang sangat berbeda bagi kawasan,” ujar Fidan.

Ia menegaskan bahwa langkah yang berfokus pada degradasi kemampuan militer Iran dinilai lebih terukur dibanding upaya mengganti kepemimpinan negara tersebut, yang bisa memicu ketidakstabilan lebih luas.

Selain menyoroti sikap Amerika Serikat, Fidan juga mengkritik strategi balasan Iran. Ia menyebut serangan balasan Iran yang menyasar berbagai negara Teluk sebagai langkah yang keliru dan berbahaya.

“Iran membombardir negara-negara Arab tanpa membedakan — Oman, Qatar, Kuwait, Bahrain, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordania — semuanya. Menurut saya, ini adalah strategi yang sangat salah,” tegasnya.

Menurut Fidan, serangan tanpa pandang bulu tersebut tidak hanya meningkatkan ketegangan regional, tetapi juga merugikan posisi Iran sendiri di mata negara-negara kawasan.

Pernyataan Ankara ini menegaskan posisi Turki yang mendorong pembatasan eskalasi dan mencegah konflik berkembang menjadi krisis yang lebih luas di Timur Tengah.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI